Doa Saat Mengalami Kesusahan Agar Segera Dimudahkan

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 19 November 2020 20:00
Doa Saat Mengalami Kesusahan Agar Segera Dimudahkan
Kesulitan merupakan media kita untuk belajar.

Dream - Tak pandang bulu, kesulitan terjadi pada siapa saja. Meski kadar kesulitan berbeda-beda pada setiap orang.

BACA JUGA: Doa memohon kemudahan untuk segala kesulitan

Tidak hanya orang miskin, mereka yang berharta pun bisa mengalami kesulitan. Bahkan orang shaleh sekalipun.

Namun demikian, tiap-tiap orang punya reaksi berbeda dalam menghadapi kesulitan. Ada yang meratap, marah, ataupun bersabar.

Kesulitan sebenarnya adalah jalan kita untuk melatih diri. Karena kesulitan memberikan peluang kita untuk belajar lepas dari masalah.

Ketika mengalami kesulitan, dianjurkan membaca doa ini.

 

1 dari 5 halaman

Doa Mengalami Kesulitan

Doa Alami Kesulitan

La ilaha illallahul 'adhimul halim, la ilaha illallahu rabbul 'arsyl karim, la ilaha illallahu rabbus samawati wa rabbul 'arsyil 'adhim.

Artinya,

" Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Agung, Maha Lembut. Tiada Tuhan selain Allah, Pemilik ‘Arsy Yang Maha Mulia. Tiada Tuhan Selain Allah, Pemilik seluruh langit dan ‘Arsy yang Agung."

Sumber: Bincang Syariah

2 dari 5 halaman

Doa Terbebas dari Kejahatan Saat Keluar Rumah

Dream - Kejahatan masih saja terjadi. Pandemi Covid-19 ternyata juga tidak menghalangi orang untuk melakukan kejahatan.

Dalam beberapa waktu belakangan, kita kerap mendapat kabar adanya praktik pembegalan atau jambret. Korbannya, sebagian adalah goweser yang sedang berolahraga.

Kasus terbaru yaitu seorang anggota TNI sedang bersepeda menuju kantornya. Di tengah jalan, dia dibegal oleh dua orang pelaku mengendarai motor.

Kejahatan begal memang bisa terjadi kapan saja. Sehingga kita perlu waspada dan hati-hati.

Nah, agar terlindungi dari kejahatan ketika berada di luar rumah, dianjurkan membaca doa ini.

 

3 dari 5 halaman

Doa Terlindung dari Kejahatan

Doa Terhindar dari Kejahatan

Allahumma inni a'udzubika an adlilla aw udlalla aw azilla aw uzalla aw udhlima aw udhlama aw ajhala aw ujhala 'alayya.

Artinya,

" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari aku tersesat, atau aku menyesatkan, atau aku tergelincir, atau aku digelincirkan, atau aku menzalimi, atau aku dizalimi, atau kebodohanku atau aku dibodohi."

Sumber: Bincang Syariah

4 dari 5 halaman

Doa Agar Tak Terpengaruh Kabar Bohong dan Menyesatkan

Dream - Kabar bohong cukup marak dalam keseharian kita. Terlebih sejak media sosial muncul. Si Penyebar dengan tega menyebarkan informasi tak benar yang memicu kecemasan orang lain. Biasanya mereka akan berdalih untuk mengingatkan kalau kejadian itu benar-benar terjadi.

Apapun dalih yang dibuat, kita diajarkan untuk memberikan kabar benar kepada orang lain. Jika berniat memperingatkan, hendaknya informasi itu disampaikan tanpa maksud menimbulkan kepanikan dan keresahan.

Dengan teknologi yang semakin maju, kabar bohong bertransformasi kian canggih. Tak hanya lewat sosial media, informasi bohong dan hoaks juga dibungkus sedemikian rupa sehingga terlihat sebagai fakta dan disebarkan melalui platform percakapan.

Tak jarang kita juga secara tak sengaja menyebarkan kabar bohong tersebut. Padahal kita sama sekali tidak berniat untuk melakukan hal itu.

Dampak dari penyebaran informasi tak sesuai fakta bisa sangat besar. Mulai dari yang ringan seperti memicu keresahan sampai tindak kejahatan dilakukan secara massif atau jatuhnya reputasi seseorang. 

Jangan sampai kita mudah terpengaruh berita-berita bohong yang beredar. Dianjurkan membaca doa ini agar kita tidak terpengaruh kabar bohong.

 

5 dari 5 halaman

Doa Tak Terpengaruh Kabar Bohong

Doa Tak Terpengaruh Berita Bohong

Allahumma inni audzubika min adzabi jahannam wa audzubika min adzabil qabri wa audzubika min fitnatil mahya wal mamat wa audzubika min syarril masihid dajjali.

Artinya,

" Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab jahannam, serta azab kubur. Dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah (ujian) kehidupan dan kematian, serta dari kekacauan si pembohong bermata satu."

Sumber: Bincang Syariah

Beri Komentar