Indeks Syariah Mengekor Koreksi Bursa Regional

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 30 Agustus 2018 16:51
Indeks Syariah Mengekor Koreksi Bursa Regional
Sektor industri dan infrastruktur terjun bebas.

Dream - Indeks saham Indonesia mengekor arus bursa saham regional yang kompak bergerak melemah. Sentimen negatif juga menghadang dari pasar keuangan kala dollar AS tak juga beranjak dari level Rp14.600.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 30 Agustus 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terpeleset 0,916 poin (0,51%) ke level 179,025. ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka menguat di level 180,179.

ISSI hanya bisa menyentuh level tertinggi di 180,564 dan sempat terjatuh ke titik terendah di 178,757. 

Kondisi yang sama dialami dua indeks keping biru syariah. Dengan lebih dari sepaaruh bluechips syariah yang melemah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi 4,441 poin (0,66%) ke level 664,171.

Indeks JII70 juga melemah 1,437 poin (0,64%) ke level 221,485.

Investor lokal cenderung menahan diri untuk melantai di bursa. Mereka melepas sahamnya dan membuat ISSI dipenuhi koreksi harga 149 saham syariah.

Transaksi perdagangan saham syariah juga mulai berkurang baik dari segi volume maupun nilainya. Hingga sesi paska-penutupan perdagangan tercatat transaksi senilai Rp3,94 triliun dari 51,14 miliar lembar saham.

Di saat investor lokal menjauh dari lantai bursa, pemodal asing justru melakukan aksi beli saham. Nett buy saham syariah mencapai Rp141 miliar. 

1 dari 2 halaman

Saham Infrastruktur Melemah Dalam

Hampir semua indeks sektoral memerah. Koreksi tertinggi terjadi pada saham di sektor infrastruktur yang turun 1,55 persen dan industri dasar 1,04 persen.

Penguatan tertinggi terjadi di sektor pertanian sebesar 0,20 persen.

Emiten keping biru syariah pecetak top gainer kali ini adalah ITMG yang harga sahamnya naik Rp700, INDY Rp110, EXCL Rp60, SMGR Rp50, dan KLBF Rp35.

Saham UNTR terkoreksi Rp550, UNVR Rp150, PGAS Rp90, INDF Rp75, dan TLKM Rp70.

2 dari 2 halaman

Dolar Masih di Rp14.600

Sayang sekali dolar belum beringsut dari posisi Rp14.600. Meskipun demikian, rupiah menguat tipis 30 poin (0,20%) ke level Rp14.615 per dolar AS.

Ilustrasi dolar AS© Pixabay

Rupiah bergerak naik turun setelah memerah di level Rp14.644 per dolar AS ketika perdagangan dimulai. Rupiah sempat terpuruk ke level Rp14.652 per dolar AS.

Beri Komentar