Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tiga Indeks Syariah Menguat Bersamaan.
Dream - Indeks syariah memulai awal pekan dengan menguat sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia, Senin, 6 Agustus 2018. Aksi beli invetsor bahkan mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level 6.100.
Laju bursa regional yang bergerak variatif tak menyurutkan aksi beli investor. Meski di jajaran saham syariah, tercatat asing mulai berbalik arah melakukan aksi jual saham dengan nominal kecil.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan kali ini dengan menguat 2,601 poin (1,46%) ke level 180,362. ISSI seharian berada di zona hijau setelah dibuka menguat di level 178,282.
Dengan transaksi yang meningkat, ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 180,426.
Dua indeks bluechip syariah juga bergerak mengaut. Jakarta Islamic Index (JII), menanjak 14,635 poin (2,22%) ke level 672,604. Sementara Indeks JII70 melesat 3,843 poin (1,75%) ke 224,065.
Transaksi perdagangan saham syariah tercatat meningkat dengan dana berputar hingga Rp4,4 triliun dari 51,57 miliar lembar saham yang berpindah tangan.
Bursa saham syariah Indonesia disokong oleh aksi beli pemodal lokal. Asing tercatat mulai melakukan aksi jual saham syariah dengan nett sell mencapai Rp38 miliar.
Sebagian besar indeks sektoral menghijau. Investor lebih suka memainkan sahamnya di sektor infrastruktur dan industri aneka tabf masing-masing naik 3,49 persen dan 3,55 persen.
Emiten keping biru syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya meroket Rp900, INTP Rp400, ASII Rp300, ICBP Rp225, dan INDF Rp225.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah ITMG yang harga sahamnya merosot Rp300, LPPF Rp300, UNVR Rp225, dan TPIA Rp150.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah ditutup di level Rp14.484 per dolar AS. Kurs rupiah menguat seharian dan menyentuh titik tertinggi di level Rp14.473 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya