Duh, Penetrasi Olshop di Indonesia Baru 1 Persen

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 16 Oktober 2017 19:45
Duh, Penetrasi Olshop di Indonesia Baru 1 Persen
Bahkan, Indonesia kalah jauh dari Tiongkok dan Amerika Serikat.

Dream – Meski nilainya sudah mencapai triliunan rupiah, Indonesia ternyata masih tertinggal dalam transaksi belanja online walaupun ada perubahan pola belanja dari offline ke online. Penetrasi e-commerce di Indonesia masih relatif kecil.

“ Berdasarkan perkembangan data PwC (Price Waterhouse Coopers), riset mereka tahun kemarin (menunjukkan) kontribusi transaksi e-commerce terhadap total ritel di Indonesia baru 1 persen. Artinya, di Indonesia, 1 dari 100 transaksi sudah dilakukan secara online,” ungkap CEO Tokopedia, William Tanuwijayadi Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Senin 16 Oktober 2017.

William mengungkapkan pencapaian ini jauh lebih kecil dariada di Tiongkok dan Amerika Serikat. Di sana, penetrasi e-commerce sudah mencapai 14 persen.

“ Satu dari tujuh transaksi sudah dilakukan secara online,” kata William.

Salah satu kendala berkembangnya transaksi online adalah minimnya masyarakat yang mempunyai rekening di bank. Padahal, pengguna smartphone di Indonesia sudah sangat besar

“ Salah satu kendala untuk mencapai potensi tersebut adalah jumlah pengguna bank di Indonesia masih terbatas. Hanya 36 persen dari penduduk dewasa yang memiliki akun bank,” kata dia.

Meskipun demikian, William optimistis Indonesia sedang menuju ke arah transaksi online. “ Hanya masalah waktu RI bisa mencapai itu,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary