Dorong UMKM Lewat Pembiayaan Syariah, Alami Bidik Pertumbuhan 200%

Reporter : Alfi Salima Puteri
Sabtu, 14 Mei 2022 07:00
Dorong UMKM Lewat Pembiayaan Syariah, Alami Bidik Pertumbuhan 200%
Alami akan terus memberikan layanan pembiayaan syariah yang terjangkau dan kompetitif serta meningkatkan akses keuangan bagi UMKM khususnya dalam pemulihan pasca pandemi.

Dream - Perusahaan fintech peer-to-peer lending berbasis syariah, Alami mendukung misi Indonesia dalam Presidensi G20 dengan membangun UMKM yang tangguh pasca pandemi. Perusahaan bahkan berharap bisa mencapai target pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang mencapai 200% sampai akhir tahun ini. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan Pemerintah mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan dan memperkuat inklusi keuangan di Indonesia.

Dengan Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20 diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi negara-negara anggota G20 untuk bersama-sama mewujudkan agenda transformasi ekonomi berbasis digital.

“ Presidensi G20 Indonesia akan terus terbuka dan mendukung kerja sama dengan berbagai pihak termasuk para pemangku kepentingan dalam negeri maupun kerja sama dengan negara-negara G20 dan organisasi internasional untuk mengimplementasikan upaya transformasi ekonomi yang adaptif, responsif, dan inklusif,” ujar Menteri Airlangga yang hadir secara online dalam diskusi panel Presidensi G20, Jumat, 13 Mei 2022.

1 dari 3 halaman

Sementara itu, CEO Alami Group Dima Djani mengatakan, G20 menjadi momentum penting untuk Indonesia mendorong pemberdayaan UMKM sekaligus inklusi keuangan di Indonesia.

“ Terkait hal tersebut, Alami akan terus memberikan layanan pembiayaan syariah yang terjangkau dan kompetitif serta meningkatkan akses keuangan bagi UMKM khususnya dalam pemulihan pasca pandemi,” ujar Dima.

Ia menambahkan, sampai saat ini Alami telah menyalurkan sebesar Rp2,6 triliun pembiayaan produktif syariah untuk UMKM. Jumlah tersebut disalurkan kepada lebih dari 10.000 proyek UMKM di Indonesia. Dima berharap angka ini akan terus meningkat pada akhir tahun ini.

Mengutip data riset dari Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) pada 2019, Dima melihat banyak peran P2P lending terhadap perekonomian.

2 dari 3 halaman

Fintech P2P lending tercatat berkontribusi 0,45 persen terhadap PDB Indonesia dengan mendorong penciptaan 362 ribu lapangan kerja. Sektor bisnis baru ini juga membantu menurunkan angka kemiskinan sebesar 177 ribu orang.

" Berarti, fintech menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional, karena teknologi terbukti membuka akses lebih luas terhadap pembiayaan dan layanan keuangan untuk UMKM melalui platform digital," kata dia.

Demi memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan untuk UMKM, Dima melanjutkan, Alami menargetkan pertumbuhan pembiayaan pada 2022 naik 200 persen dari tahun sebelumnya.

“ Untuk mewujudkannya, tentu perlu kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait agar akses modal kerja ke UMKM bisa berjalan dengan lancar dan baik,” tutur Dima.

3 dari 3 halaman

Menurut keterangannya, sampai saat ini penyaluran pembiayaan Alami juga diimbangi dengan kualitas pembiayaan yang baik, yakni dengan tingkat keberhasilan pembayaran lebih dari 90 hari (TKB90) berada di level 100 persen.

Selain itu, jumlah pengguna aplikasi Alami hingga kini pun telah mencapai lebih dari 89.000 dan tersebar di 482 kota/kabupaten yang berada di 34 provinsi se-Indonesia.

Ia menuturkan, pemilihan Indonesia sebagai Presidensi G20 di tengah pandemi membuktikan persepsi baik atas ketahanan ekonomi Indonesia. Ini juga menjadi bentuk pengakuan bagi Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan perekonomian terbesar di dunia.

Untuk itu, Alami bertekad untuk lebih mendorong pemberdayaan UMKM sekaligus inklusi keuangan di Indonesia sejalan dengan agenda Presidensi Indonesia dalam G20.

" Sebagai bagian dari pilar Presidensi G20 2022 yaitu mendorong produktivitas serta memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif, peran fintech dalam mendorong pertumbuhan UMKM signifikan dan penting," tegasnya.

Beri Komentar