`Gedung Putih` Berdiri Megah di Kawasan Elite Irak

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 2 November 2014 12:02
`Gedung Putih` Berdiri Megah di Kawasan Elite Irak
"Saya akan menempati kamar tidur saya selama sisa hidup saya sementara Obama harus mengosongkannya ketika masa jabatannya berakhir,"

Dream - Bagi sebagian besar masyarakat Irak, Amerika Serikat (AS) mungkin tak masuk dalam salah satu negara yang disukai. Namun tidak halnya dengan seorang pengusaha kaya raya Shihab N Shihab.

Rela menggelontorkan uang hingga US$ 17 juta, Shihab membangun tempat tinggal presiden Amerika di Erbil. Wilayah Kurdi yang berjarak hanya beberapa mil dari wilayah yang dikuasai organisasi Islamic State (IS).

Replika Gedung Putih ini berdiri di sebuah wilayah hunian ekslusif dan mahal di Erbil, Dream City.

" Saya akan menempati kamar tidur saya selama sisa hidup saya, sementara Obama harus mengosongkannya ketika masa jabatannya berakhir," kelakar Shihab seperti dikutip Dream dari laman Bloomberg News, Minggu, 2 November 2014.

Pembangunan White House dari Irak ini dijadwalkan selesai dalam empat bulan ke depan. Mansion seluas 3.000 meter persegi itu akan memiliki tiga lantai. Di dalamnya terdapat sebuah kamar tidur seluas 140 meter persegi, lima kamar mandi. Tak ketinggalan sebuah bioskop pribadi akan dibangun mirip dengan aslinya.

Kabarnya, gedung ini akan dihias dengan emas 21 karat, kolam Yunani dan bahkan kamar mandi khas Turki.

" Fitur itu tidak dimiliki oleh Gedung Putih di AS," kata Shihab kepada Daily Mail. (Ism)

Beri Komentar