SPRINT Meluncur, Urus Izin Bancassurance Cuma 19 Hari

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 29 Juli 2016 16:30
SPRINT Meluncur, Urus Izin Bancassurance Cuma 19 Hari
Sebelumnya, proses permohonan perizinan bisa mencapai 101 hari.

Dream - Ototitas Jasa Keuangan (OJK) merilis aplikasi Sistem Elektronik Perizinan dan Registasi (SPRINT) Bancassurance. Peluncuran sistem ini bertujuan untuk mendukung perizinan terintegrasi antara sektor perbankan dan sektor industri keuangan non bank (IKNB).

" Perizinan terintegrasi merupakan gerbang awal dari pengawasan terintegrasi seluruh sektor keuangan. Sebagai langkah awal, permohonan perizinan bancassurance menjadi salah satu prioritas OJK di tahun ini” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulisnya yang diterima Dream, Jumat 29 Juli 2016.

Muliaman mengatakan waktu proses perizinan bisa lebih cepat dari 101 hari kerja menjadi 19 hari kerja. Sebelum ada aplikasi ini, sistem perizinan bancassurance masih diproses secara sekuensial, yaitu perusahaan asuransi mengajukan izin ke pengawas IKNB dan bank mengajukan izin ke pengawas bank.

" Melalui penerapan SPRINT ini, permohonan perizinan bancassurance cukup diajukan satu kali dan secara elektronik (single window)," kata dia.

Muliaman juga mengatakan pihaknya juga akan menyempurnakan sistem perizinan interkoneksi di seluruh sektor industri jasa keuangan. Hal ini sejalan dengan konsep pengawasan terintegrasi OJK yang berupa penyempurnaan proses perizinan, perubahan mindset dalam penggunaan dokumen elektronik, optimalisasi koordinasi antar pengawas sektor industri, serta transparansi proses perizinan.

OJK menilai, sistem ini bisa menguntungkan bagi bank maupun perusahaan asuransi. Bank dapat memanfaatkan kelebihan yang selama ini dimiliki oleh perusahaan asuransi, baik berupa produk yang terbukti memiliki pasar yang luas maupun berupa jaringan personil yaitu agen penjualan asuransi. Selain itu, bank juga akan mendapatkan fee based income.

Muliaman mengatakan ke depan, OJK juga merencanakan untuk menyempurnakan perizinan penjualan reksadana melalui bank sebagai agen penjual reksadana serta perizinan pendaftaran akuntan publik/kantor akuntan publik yang dapat mengaudit Lembaga Jasa Keuangan. Diharapkan penyempurnaan tersebut dapat diselesaikan pada akhir tahun 2016.

" Pada tahun-tahun selanjutnya, penyempurnaan perizinan interkoneksi lainnya akan terus dilakukan, seperti perizinan penerbitan obligasi Lembaga Jasa Keuangan, go public lembaga jasa keuangan, serta go private lembaga jasa keuangan," kata dia.

Beri Komentar