Imam Masjid New York Shamsi Ali.
Dream - Dewasa ini, dunia terasa semakin menyempit. Apa yang terjadi di belahan dunia tertentu dapat dengan cepat diketahui di Jakarta, lantaran peran teknologi informasi yang berkembang pesat.
Perputaran arus informasi begitu cepat. Kini, jarak dan waktu bukan lagi menjadi penghalang.
Kecepatan ini lantas menyadarkan tentang informasi mengenai Islam di luar sana. Tetapi, kondisi umat Islam di belahan bumi lain menjadi terdistorsi lantaran kecepatan itu dikuasai oleh media yang notabene bukan milik umat.
Hal ini menjadi dasar hadirnya Nusantara Foundation. Gerakan yang digawangi oleh Imam Masjid New York Shamsi Ali punya misi kuat untuk menyebarkan wajah Islam yang damai melalui slogan 'Telling Islam to The World'.
" Gerakan ini telah lama saya pribadi jalani di dunia Barat, khususnya di Amerika. Tapi sadar akan tanggung jawab yang lebih besar sekaligus tantangan yang semakin kompleks, semakin juga terasa perlunya gerakan bersama dan kebersamaan dalam mengusung tanggung jawab ini," ujar Shamsi melalui keterangan tertulis diterima Dream, Selasa, 22 Desember 2015.
Gerakan ini secara resmi telah diluncurkan di Jakarta dan akan menjadikan New York, Amerika Serikat, sebagai basis awal gerakan ini berjalan.
Jakarta dipilih sebagai lokasi peluncuran lantaran kota ini merupakan cermin Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Muslim Indonesia mengemban tanggung jawab besar menyebarkan Islam yang damai, seperti selama ini menjadi wajah Islam di negeri ini.
Indonesia juga dinilai sebagai negeri yang diwarnai akhlaqul karimah Islam. Karakter ramah, bersahabat, rendah hati, mengedepankan harmoni dan kerjasama merupakan ciri yang kuat melekat pada muslim Indonesia.
Sementara New York merupakan kota tempat berkumpulnya masyarakat dunia. Di kota ini, markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berdiri dengan kokoh, tetapi di lain pihak kota ini juga menjadi incaran serangan antiperadaban.
Shamsi menilai wajah Islam Indonesia perlu dihadirkan ke New York. Ini dimaksudkan agar masyarakat dunia tahu Islam merupakan agama global dan tidak pernah menjadi inspirasi di balik serangan 9/11.
Atas dasar itu, 'Telling Islam to The World' berusaha menghubungkan Jakarta dengan New York dalam hembusan nafas Islam yang rahmatan lil alamin. Islam semacam itu tengah dirindukan dunia, dan akan menyebar dari jantung masyarakat global, New York.
" Saya mengajak semua umat Islam Indonesia menghadirkan mimpi ini dalam komitmen kita. Pandanglah mimpi ini dengan senyuman. Karena dengan pandangan hati, akan nampak masa depan Islam yang tersenyum," tutur Shamsi.
Advertisement
Tekan Angka Kanker Serviks di Indonesia, Bio Farma dan Merck Perkuat Kerja Sama Vaksin HPV

JK Bicara Teknologi AI: 'Kebutuhan Mendasar dalam Kehidupan Masa Depan'


Kredit UMKM BCA 2026 Jenis, Bunga, dan Syarat Pengajuan

Dilantik Menkeu Suahasil Nazar, Inilah 12 Pejabat Eselon II Baru Kemenkeu Hasil Seleksi Baperjakat


9 Kebiasaan dalam Hubungan yang Sering Dikira Toxic, Padahal Bisa Berdampak Positif

Cara Mengurangi Kebiasaan Ngiler Saat Tidur: 6 Langkah yang Bisa Dicoba

Menerka Alasan Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar di Tengah Kasus Suap HGB

Pemanasan Global Memutus Hubungan Iklim 400 Tahun antara Samudra Hindia dan Pasifik

Jaz Rowe Ubah Kisah Patah Hati Jadi Sindiran Jenaka dalam 'Belagu'

Aruma Hadirkan EP Terbaru 'Dan Ternyata Aku Cukup', Sebuah Perjalanan Personal untuk Merasa Cukup

Berangkat dari China Selatan Hingga Lahirnya Orang Melayu: Menelusuri Jejak Asal-Usulnya