Sedekah Unik Di Iran (Twitter @shogaiee)
Dream - Sebuah cara unik dilakukan oleh warga Iran untuk membantu para tunawisma. Gerakan sedekah ini tengah “ mewabah” di kalangan masyarakat.
Dikutip Dream dari laman BBC, Senin 21 Desember 2015, gerakan ini dilakukan dengan cara menngantung pakaian pada dinding. Di samping baju-baju itu terdapat tulisan, “ Jika Anda tidak butuh, tinggalkan saja. Jika butuh ambillah.”
Gerakan ini bermula dari Mashhad, sebuah wilayah di timur laut Iran. Pelopor gerakan yang disebut sebagai “ tembok kebaikan” ini berharap namanya dirahasiakan. Dengan segera cara sedekah ini merebak ke berbagai wilayah lain di Iran.
Iranians create walls of Kindness! Message: Take if you need; Give if you don't! pic.twitter.com/xiNshqCjK6
— said shogaiee saadi (@shogaiee) December 17, 2015
Mantel dan pakaian hangat dengan segera tergantung pada “ dinding-dinding kebaikan” itu. Warga Iran memang tengah menghadapi cuaca dingin –selain kondisi ekonomi yang lesu. Oleh sebab itu, banyak warga yang menyumbang mantel dan pakaian hangat kepada para tunawisma di sana.
“ Ini inisiatif luar biasa. Berharap agar ide ini menyebar ke penjuru Iran,” demikian tulis salah satu pengguna Facebook.
“ Dinding tetap membuat jarak di antara kita, tapi di Shiraz mereka membuat masyarakat lebih dekat satu dengan yang lain,” tulis netizen lainnya.
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


Kanker Prostat Sering Tak Bergejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya Sejak Dini?

Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar