Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Dream - Sebuah masjid di Philadelphia, Amerika Serikat mendadak gempar setelah dilempar kepala babi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab pada pekan lalu.
Namun insiden itu telah berhasil direkam oleh kamera CCTV yang dipasang di pintu masuk masjid .
Masjid yang juga berfungsi sebagai gedung Persatuan Islam Al-Aqsa itu mendapat berbagai reaksi positif dari berbagai pihak sebagai tanda dukungan. Termasuk melalui email, kiriman bunga dan bagi-bagi makanan gratis setelah insiden 'hitam' itu mendapat liputan media secara luas di seluruh dunia
Justru sebagai tanda terima kasih atas dukungan dan rasa simpati yang diterima, pihak masjid Al-Aqsa mengadakan jamuan makan untuk masyarakat lokal.
Acara yang diadakan di ruang parkir itu dihadiri berbagai lapisan masyarakat multi-ras dan agama. Semua yang hadir turut menyatakan dukungan kepada pihak masjid atas insiden yang terjadi itu.
" Terima kasih banyak atas dukungan, kerja sama dan kasih sayang Anda semua. Kami menyambut Anda semua dengan aman. Dan hanya rasa amanlah tujuan, harapan, dan keinginan kami," ujar Imam Mohamed Shehata dalam bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
Ratusan warga lokal dan pemuka lintas agama memenuhi ruang parkir masjid yang terletak di Germantown Avenue dan Jefferson Street itu.
Yang menarik, semua tamu yang hadir memakai tanda nama yang ditulis dalam bahasa Arab. Dalam jamuan makan, hadirin disediakan hidangan berupa sosis, burger dan falafel.
Selain itu, organisasi seperti Council on American Islamic Relations (CAIR) turut membuka counter penerangan untuk menyebarkan informasi yang benar tentang Islam.
Menurut laporan, aksi terbaru itu merupakan serangan yang ke-63 kali sejauh tahun ini yang diterima masjid-masjid dan pusat Islam di AS. Ini adalah jumlah serangan terhadap masjid tertinggi sejak 2009.
(Ism, Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
