Antimainstrem, Pabrik Milik Miliarder RI Bagikan THR Total Rp116 Miliar Secara Tunai

Reporter : Alfi Salima Puteri
Kamis, 12 Mei 2022 09:47
Antimainstrem, Pabrik Milik Miliarder RI Bagikan THR Total Rp116 Miliar Secara Tunai
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pembagian THR tersebut juga dijaga ketat petugas keamanan pabrik dan aparat kepolisian setempat.

Dream - Momen bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) memang selalu menjadi hal yang ditunggu-tunggu banyak orang, terutama bagi para pekerja atau buruh. Biasanya perusahaan akan memberikan THR dengan cara mentansfer nominal uang ke nomor rekening pegawainya. 

Namun cara berbeda dilakukan oleh perusahaan milik orang terkaya Indonesia yakni PT Djarum. Bukan dengan cara lebih ringkas lewat transfer rekening, perusahaan memilih memberikan THR dengan membagikan uang tunai kepada pegawainya.

Cara yang dilakukan pabrik rokok ini diketahui dari video yang diunggah kanal YouTube Cerita Muria pada 19 April 2022. Dalam video, terlihat ribuan buruh pabrik PT Djarum di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sedang bergembira setelah uang THR yang dibagikan perusahan telah cair.

1 dari 4 halaman

Dengan menerapkan protokol kesehatan, perwakilan para buruh mengantre di loket untuk mengambil hak THR mereka.

Para buruh mengantre di loket untuk mengambil THR© YouTube Cerita Muria

Public Affair Manajer PT Djarum Kudus, Rachma Muchtar mengatakan, pembayaran THR sengaja diberikan pihak perusahaan lebih awal. Dengan cara ini pegawai diharapkan bisa memanfaatkan THR untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama Ramadhan maupun persiapan lebaran sebelum harga-harga semakin meroket.

" Kami pembagiannya dengan dua sistem sebenarnya dengan trasfer dan kedua kita bagikan secara cash sehingga bisa langsung mereka belanjakan," ungkapnya.

2 dari 4 halaman

Salah seorang buruh rokok mengaku senang bisa mendapatkan THR lebih awal. Uang jutaan rupiah yang diterimanya akan digunakan untuk keperluan lebaran dan memenuhi kebutuhan keluarga.

“ Alhamdulillah senang dapet THR lebih awal, bias buat belanja kebutuhan lebaran dan buat beli baju anak,” Ujar Windayati.

Besarnya THR yang diterima buruh tahun ini sebesar Rp2,38 juta per orang, sesuai upah minimum regional (UMR) Kabupaten Kudus. Jumlah tersebut naik dari THR tahun lalu.

“ Tahun ini dapat THR lebih banyak daripada tahun lalu, lumayan lah naik sekitar dua ratus ribuan, bisa untuk belanja lebaran jauh jauh hari sebelum harga pada naik,” tutur Sri Rubiyati, buruh rokok yang sudah bekerja selama 23 tahun di pabrik tersebut.

3 dari 4 halaman

Sementara menurut pihak perusahaan, jumlah buruh dan karyawan pabrik yang menerima THR sebanyak 52 ribu orang yang tersebar di Kabupaten Kudus, Temanggung hingga Lombok. Sedangkan total dana yang disediakan untuk membayar THR yakni Rp116 miliar.

Pemberian THR lebih awal dengan nilai sesuai UMR kabupaten ini juga diharapkan mampu meringankan beban buruh dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama Ramadhan dan lebaran mengingat harga kebutuhan pokok masyarakat mendekati lebaran cenderung meningkat.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pembagian THR tersebut juga dijaga ketat petugas keamanan pabrik dan aparat kepolisian setempat.

4 dari 4 halaman

Beri Komentar