Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAFOTO.com)
Dream - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru dipicu aksi beli investor. Meski tak ada rekor, dua indeks acuan saham syariah juga ikut melesat signifikan.
Menghijaunya bursa saham regional ditambah akumulasi aksi beli asing menjadi pemicu laju indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 7 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melompat 1,896 poin (1,10%) ke level 174,397.
Maraknya aksi beli investor mendorong 116 emiten syariah melaju di zona hijau. Laju ISSI masih tertahan aksi jual yang mendera 72 emiten syariah sedangkan 56 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah kali ini sedikit mengalami kenaikan. Tercatat 37,60 miliar saham syariah diperdagangkan pelaku pasar dengan dana terhimpun hingga Rp 3,99 triliun.
Angin positif yang berhembus dari Wall Street dan Asia membuat investor yakin untuk kembali mengoleksi saham. Aksi spekulasi jelang pengumuman kinerja emiten sepanjang kuartal I-2015 juga ikut mendongkrak harga saham.
Sepanjang perdagangan ini ISSI hanya menyentuh posisi terendah di zona hijau di level 172,966. Sebelumnya, level tertinggi ISSI dicetak di 174,431.
Dari deretan saham-saham bluechips syariah, lebih dari duapertiga penghuni Jakarta Islamic Index (JII) sore ini bergerak menguat.
Naiknya harga saham dari 22 emiten bluechips syariah mendorong indeks JII menguat 6,695 poin (0,93%) ke level 727,561.
Laju JII sepanjang hari ini cukup nyaman melaju di zona positif. JII hanya mencetak level terendah di 723,541 dan tertinggi di 728,277.
Saham keping biru syariah pilihan investor kembali menjadi buruan pemodal. Saham UNTR sukses menjadi pencetak kenaikan harga tertinggi usai menguat Rp 875 per saham.
Top gainer lainnya adalah UNVR yang menguat Rp 500, AALI Rp 475, INTP Rp 350, dan CPIN Rp 190 per saham.
Langkah dua indeks saham syariah ini belum bisa menyamai IHSG yang kembali mencetak rekor baru.
Ditutup menguat 43,259 poin (0,79%), IHSG sukses mencetak level tertinggi di level 5.523,290. Kenaikan dibantu menguatnya harga saham dari 190 emiten.
Lantai bursa saham Indonesia sukses mencetak transaksi harian senilai Rp 6,50 triliun dengan 67,44 miliar saham yang beralihtangan.
Kurs rupiah sepanjang hari ini juga sukses ditahan di level 13.000 per dolar AS. Pada penutupan sore ini, kurs rupiah bertengger di level 12.993 per dolar AS atau sedikit terkoreksi 33 poin (0,25%).
Advertisement