Dream - Industri keuangan syariah dunia tengah jadi idola. Siapa sangka, Dana Moneter Internasional (IMF) justru berpendapat bisnis baru ini masih sangat rentan.
IMF menilai, sistem keuangan Islami saat ini menghadapi sejumlah tantangan dalam upayanya membuka potensi besar dan tumbuh dengan aman.
Lembaga keuangan dunia ini menilai bisnis yang tengah tumbuh cepat ini masih minim aturan dan kerangka pengawasan yang bisa menangkal risiko khas.
Menurut IMF selama ini pola pengawasan lembaga keuangan Islami hanya mengembangkan dari sistem yang dibangun oleh bisnis konvensional.
" Operasional lintas institusi keuangan telah berkembang tanpa adanya harmonisasi aturan," ungkap IMF seperti dikutip laman themalaymailonline.com, Selasa, 7 April 2015.
Pertumbuhan seperti ini menandakan perlunya kejelasan aturan dan harmonisasi. Standarisasi kerjasama antara lembaga keuangan syariah dan konvensional perlu dibuat serta perangkat pengawasan yang lebih efektif.
Selama ini skala bisnis keuangan syariah telah tumbuh dua kali lipat dalam empat tahun terakhir. Size bisnis Islami ini ditaksir mencapai US$ 2 triliun dengan diikuti semakin tingginya permintaan ekstensifikasi produk syariah.
Sekitar 40 juta dari 1,6 miliar penduduk muslim dunia tercatat sebagai nasabah keuangan syariah. Posisi ini melesat cepat dibandingkan keadaan di awal 1970-an.
Meski tumbuh cepat, pangsa pasar bisnis syariah dunia ternyata sangat minim. Hanya sekitar persen dari total aset dunia yang mencapai US$ 140 triliun.
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
