Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Masjid Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat (Shutterstock)
Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) mendorong masyarakat untuk memakmurkan tempat-tempat ibadah. Masjid harus menjadi pusat kegiatan masyarakat Muslim.
“ Kita berbondong-bondong ke masjid, menggelorakan dakwah,” ujar Wakil Ketua DMI, Syafruddin, di Gedung Perpustakaan Nasional Indonesia, Jakarta, Minggu 15 April 2018.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Polri ini menambahkan, masjid harus punya unit ekonomi. Sehingga mampu memakmurkan masyarakat di sekitarnya.
Untuk mengembangkan unit ekonomi di masjid, Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) yang digagas oleh organisasi masjid ini, sedang mengembangkan unit ekonomi digital.
“ Ekonomi berbasis digital sebagai tanda awal kebangkitan ekonomi,” tambah pria yang di kepolisian berpangkat Komisaris Jenderal tersebut.
Menuurut dia, saat ini perekonomian Indonesia sedang dalam kondisi yang baik. Terlebih, pembangunan dan pemerataan ekonomi menjadi program utama pemerintahan.
“ Saya percaya, komitmen pemuda akan lebih efektif untuk memajukan umat,” kata Syafruddin.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
