7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Indonesia Fashion Week 2015
Dream - Perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW) 2015 diakui para pelaku industri sebagai wadah memperkenalkan merek produknya. Lewat ajang ini, para perancang bahkan memiliki peluang besar untuk go internasional.
" Ikut IFW jadi mem-branding produk-produk lokal. Apalagi yang produk baru bisa dijadikan sebagai wadah perkenalan," ujar Corporate Communication and Brand Strategy General Manager Bezaya Group, Ina Binandari, di sela Indonesia Fashion Week 2015 di Jakarta, Jumat 27 Februari 2015.
Menurut Ina, ajang IFW selama mampu menyedot menyedot wisatawan asing. Tak hanya pelancong, desainer luar negeri juga kerap hadir dalam ajang tahunan ini.
" Jadi ada kemungkinan media luar negeri meliput juga. Kesempatan untuk go internasional," kata Ina.
Desainer cantik Rani Hatta membenarkan angggapan Ina. Menurutnya mengikuti IFW berpengaruh dengan produksi dan pendistribusian karya para desainer.
" Alhamdulillah biasanya kalau ajang ini ada wisatawan yang datang terutama negara yang dekat dengan Indonesia. Ini sangat berpengaruh dengan penjualan, pemesanan ke luar negeri pun meningkat," kata Rani.
Rani dan Ina berharap para pelaku industri bisa memanfaatkan ajang ini dengan baik. " Semoga ajang ini terus berjalan lancar. Para pelaku industri bisa dengan baik memanfaatkannya," katanya.
Bahkan Rani yakin, produk dalam negeri sudah diap bersaing dengan karya-karya para desainer di pasar internasional.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?