Ini Maskapai Indonesia yang Dilarang Terbang di Eropa

Reporter : Ramdania
Kamis, 2 Juli 2015 17:16
Ini Maskapai Indonesia yang Dilarang Terbang di Eropa
Hasil audit tidak bagus, beberapa maskapai nasional RI dilarang terbang ke Benua Biru.

Dream - Dari 65 maskapai Indonesia, ternyata hanya 4 maskapai yang diberikan izin melintasi langit Eropa. Berdasarkan data Otoritas Penerbangan Eropa, keempat maskapai itu adalah PT Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair), dan Indonesia Air Asia.

Sementara itu, masih banyak maskapai yang dilarang terbang ke Erpa seperti Lion Air, Batik Air, Sriwijaya, Nam Air, Susi Air, Citilink dan Wings Air.

Apa sebabnya?

Seperti dikutip dari laman situs Kementerian Perhubungan, Kamis, 2 Juli 2015, pelarangan terbang yang diberikan pihak Otoritas Penerbangan Eropa kepada maskapai Indonesia karena adanya kekhawatiran pihak Uni Eropa terhadap hasil audit maskapai nasional yang hasilnya tidak terlalu baik.

" Karena audit tidak terlalu bagus, ada kekhawatiran juga dari Eropa dan tidak menutup kemungkinan kita di-banned (dilarang) kembali," ujar Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (KUPPU) Muzaffar.

Untuk itu, lanjut Muzaffar, pemerintah mendorong adanya perbaikan rencana kerja maskapai nasional agar semakin banyak maskapai yang bisa melintasi Eropa.

Saat ini, pemerintah tengah mengajukan permintaan izin terbang beberapa maskapai ke Benua Biru, di antaranya PT Citilink Indonesia, Lion Group (Lion Air, Batik Air dan Wings Air) dan Indonesia AirAsia X.

" Walaupun hasil audit kita tidak terlalu bagus, tetapi kondisi CAP kita sudah 81,5 perssen fully address. Makanya itu maskapai-maskapai yang kita ajukan akan dibawa ke Brussel untuk menyampaikan terkait safety (keselamatan)," paparnya.

Dia menambahkan, upaya peningkatan CAP dilakukan dengan memperbanyak pelatihan-pelatihan kepada inspektur agar lebih memahami materi dan membekali dengan panduan-panduan terbaru.

" Kalau training (pelatihan) cukup, pekerjaan mereka akan diakui, dan mengerti sekali sekarang kita sedang sosialisai," tandasnya.

Beri Komentar