Ilustrasi
Dream - Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800, nomor penerbangan GA-618 rute Jakarta–Makassar tergelincir, setelah melakukan pendaratan dalam keadaan hujan lebat di bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa 2 Juni 2015.
" Pesawat berangkat tepat waktu pukul 11.00 WIB dari Jakarta, dan tergelincir pukul 14.40 waktu setempat," kata Juru Bicara Garuda Indonesia, Pujobroto dalam keterangan tertulis kepada Dream.co.id.
Seluruh 144 penumpang dan delapan crew pesawat berada dalam keadaan selamat dan keluar dari pesawat secara normal melalui tangga pesawat.
Pesawat hanya bergeser sekitar satu meter dari pinggiran runway.
Pesawat Boeing 737-800NG PK-GFA itu diterbangkan oleh Pilot in Command Capt. Nikodemus Elim, dan Kopilot FO Ida Fiqriah.
Saat ini Garuda Indonesia bekerjasama dengan DKUPPU, Otoritas Bandara dan Otoritas lainnya, sedang melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut berkaitan dengan kejadian tersebut.
" Saat ini runway 13/31 ditutup hingga pukul 16.40 waktu setemoat dan operasional pendaratan dan take off pesawat menggunakan runway 03/21."
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru