Maut (4): Perkenalkan Manusia Paling Beruntung Sedunia

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 1 Juni 2015 18:45
Maut (4): Perkenalkan Manusia Paling Beruntung Sedunia
Berhasil lolos tujuh kali dari kecelakaan maut. Mulai kecelakaan kereta api sampai pesawat jatuh. Inilah kisah manusia paling beruntung sejagat.

Dream - Kereta itu melaju cepat pada sebuah musim dingin yang membekukan bumi. Dari Sarajevo ke Dubrovnik. Kala itu tarikh menunjukkan 1962.

Sebagian besar wilayah di Benua Eropa saat itu sudah tertutup salju. Termasuk jalan beraspal maupun lajur kereta api. Semua jalan dan rel jadi begitu licin. Pengguna kendaraan dan masinis kereta harus berhati-hati saat mengemudi agar tidak tergelincir.

Tetapi, meski sudah berhati-hati, masinis kereta itu tampaknya tengah menghadapi nasib buruk. Kereta yang dikemudikannya tergelincir keluar dari rel. Padahal, ada banyak penumpang di dalamnya.

Sang masinis tidak bisa mengendalikan situasi. Kereta tergelincir cepat keluar, terseret semakin jauh dari rel dan mengarah ke danau. Celakanya tanah terlalu licin akibat dibasahi salju. Alhasil kereta itu terperosok masuk ke dalam danau beku. Sebanyak 17 orang dilaporkan mati tenggelam dalam insiden itu.

Tapi, seorang warga Kroasia, Frano Selak, justru selamat. Ia terlihat mengapung. Dia lalu diselamatkan oleh tim evakuasi. Lengannya patah dan ia mengalami hypothermia. Namun selain itu semuanya baik-baik saja. Selak kemudian tercatat sebagai salah satu  korban selamat dari kecelakaan kereta maut itu.

Setahun kemudian, Selak tengah dalam perjalanan menggunakan pesawat dari Zagreb menuju Rijeka. Itu adalah pengalaman pertama dia menggunakan pesawat.

Di tengah penerbangan, pesawat mendadak mengalami gangguan mesin. Pesawat pun oleng sejenak sebelum jatuh menghujam bumi. Sebanyak 19 orang meninggal dalam kecelakaan itu. Tapi tidak termasuk Selak.

Keberuntungan kembali menghampiri pria itu. Ketika pesawat sedang dalam keadaan oleng sebelum jatuh ke bumi, tiba-tiba saja pintu darurat terbuka. Selak lantas melompat dari pesawat. Dan, meski melompat dari ketinggian, Selak selamat lantaran dia mendarat di atas tumpukan jerami.

Peristiwa lain, Selak tengah menumpang bus di tahun 1966. Bus yang ditumpanginya mengalami kecelakaan sehingga tergelincir ke dalam sungai. Empat orang tewas dalam kecelakaan itu, tapi Selak lagi-lagi selamat.

Tahun 1970, Selak kembali mengalami kecelakaan. Kali ini mobilnya terbakar hebat ketika dia kendarai. Mobil itu meledak. Namun, ajaib, Selak tidak mengalami luka sedikitpun.

Kecelakaan selanjutnya terjadi pada 1973. Saat dia tengah mengisi bahan bakar di sebuah pom bensin. Tiba-tiba terjadi kebakaran. Selak tetap selamat. Dia hanya kehilangan sebagian besar rambutnya. Namun tubuhnya tetap utuh tanpa luka sedikitpun.

Dua puluh tahun berselang, tepatnya pada 1996, Selak kembali mengalami kecelakaan hebat. Mobil yang dia kendarai tertabrak truk hingga ringsek. Tapi apa yang terjadi begitu menakjubkan. Selak tetap tidak terluka sama sekali.

Dan setahun kemudian, mungkin ini sebuah kecelakaan yang bagi sebagian besar tidak mungkin bisa selamat. Mobil Selak terjatuh ke jurang dengan kedalaman 300 kaki atau 91 meter. Di detik-detik terakhir sebelum mobilnya menghempas dasar jurang, Selak berhasil melompat keluar. Dia pun melihat mobilnya jatuh dan meledak di dasar jurang. Ia sendiri tak mengalami luka berarti.

Selak tidak tahu kenapa dia begitu beruntung. Sepanjang hidup pria kelahiran 1929 ini telah mengalami tujuh kali kecelakaan hebat dan dia selalu selamat. Tidak hanya itu, pada 2003, dia kembali mendapat keberuntungan yaitu menang lotre senilai 600 ribu poundsterling atau setara Rp12 miliar.

***

1 dari 2 halaman

Kisahnya Diabadikan dalam Kartun

Kisahnya Diabadikan dalam Kartun

Selak mungkin satunya-satunya manusia paling beruntung di dunia. Tidak ada seorangpun yang seberuntung dia. Bisa selamat dari maut dalam tujuh kali kecelakaan hebat.

Dia pun ingin mengabadikan kisah hidupnya dalam sebuah film. Selak berharap ada seorang sutradara yang mau mengangkat kisahnya dalam film dokumenter.

Kisah ini kemudian menginspirasi seorang animator, David Ransom, yang juga memiliki perusahaan animasi This & That Visuals. Ramson lalu mendokumentasikan kisah Selak. Tetapi, bukan dalam film dokumenter, tetapi film kartun pendek.

Bagi Ransom, kisah Selak adalah sebuah kejutan. Ini lantaran dia tidak memiliki ide apapun untuk membuat kartun baru. Saat dia mengetahui ada kisah seperti yang dialami Selak, Ransom pun segera membuat animasinya.

“ Saya berjuang keras untuk memikirkan ide baru dan kisah Frano kemudian datang,” kata Ransom kepada BBC.

Film itu diunggah dalam laman Youtube dengan judul ‘The Luckies Unlucky Man to Ever Live’. Video berdurasi 2 menit 53 detik ini telah dilihat 2.312.898 pengunjung sejak diluncurkan pada 1 Mei 2014.

Tetapi, video kartun tersebut ternyata tidak mendapat tanggapan menyenangkan dari Selak. Dia justru menganggap Ransom telah mengeksploitasi kisahnya lantaran tidak sedikitpun memberikan uang royalti kepadanya.

“ Amerika tidak tahu diri. Mereka memutar kumis dan mencampur kisah saya. Mungkin mereka mendapatkan uang besar, sementara saya hidup dengan uang pensiun. Setidaknya kirimi saya seribu dolar,” kata Selak ketus kepada BBC.

Mengetahui reaksi sengit Selak, Ransom merasa terkejut. Dia tidak menyangka Selak ternyata tidak berkenan dengan film kartun tersebut. Padahal, Ransom sebenarnya tidak bermaksud mengeksploitasi kisah Selak.

“ Saya menyesal dia kecewa dengan kartun tersebut. Jika dia ingin saya mengubah kartun itu, saya akan melakukannya,” ungkap Ransom.

***

2 dari 2 halaman

Memilih Hidup Sederhana

Memilih Hidup Sederhana

Karena memenangkan lotre, Selak kemudian menjadi begitu kaya. Dia membeli pulau pribadi, lengkap dengan rumah mewah. Dia juga sempat membeli mobil mewah.

Tetapi, lambat laun Selak tersadar kekayaan tidak memberinya kebahagiaan. Dia lalu menjual pulau dan rumah mewahnya. Hasil penjualan itu dia berikan kepada keluarga dan teman-temannya.

Selak kemudian memutuskan untuk kembali ke rumah sederhana yang sudah lama tinggalkan. Tepatnya di Petrinja, selatan Zagreb, di pusat negara Kroasia. Di sana kini dia tinggal dan menghabiskan masa tua bersama istrinya, hasil pernikahan kelimanya.

Dia hanya menyimpan sedikit kekayaan yang pernah diraihnya, dan Selak menggunakannya untuk operasi tulang pinggul serta membangun kuil Perawan Maria sebagai rasa syukurnya atas apa yang telah dialaminya dalam hidup.

“ Semua yang saya butuhkan di usia saya saat ini hanyalah Katarina (istrinya). Uang tidak akan mengubah apapun,” kata Selak, kepada The Telegraph.

Bagi Selak, keberuntungannya kini ada pada istrinya, Katarina. Ini lantaran hanya wanita tersebut yang menemaninya melewati masa tuanya. Selak pun menganggap itu sudah lebih dari cukup.

“ Ketika dia datang, saya benar-benar merasa hidup saya diberkahi. Saya tidak pernah berpikir hidup saya begitu beruntung bisa bertahan hidup dari kematian,” kata Selak.

Banyak orang yang ternyata tidak menaruh perhatian pada kisah Selak. Mereka tidak bisa mempercayai kisah Selak. Tetapi, hal itu tidak membuatnya khawatir. Selak mampu memaklumi tanggapan banyak orang.

“ Anda tidak bisa memberitahu orang apa yang tidak bisa mereka percayai,” ungkapnya.

Keberuntungan memang tidak dialami oleh semua orang. Catatan sejarah, hanya sedikit orang yang beruntung, dan Selak adalah satu dari sekian orang paling beruntung di dunia... (eh)

Beri Komentar
PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir