BCA Syariah Menjaga NPF Di Bawah 1 Persen. (Foto: Facebook.com)
Dream – PT BCA Syariah mencatat pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) gross sebesar 0,3 persen sepanjang tahun 2017. Dari laporan keuangan yang belum diaudit, anak usaha BCA ini berhasil menjaga angka NPF tahun ini sama dengan tahun kemarin.
Presiden Direktur BCA Syariah, John Kosasih, mengatakan perusahaan selama ini lebih mengutamakan kualitas pembiayaan daripada jumlah pembiayaan yang disalurkan.
“ Kalau kuantitasnya dikejar, nanti kejedut di kualitas. Nanti repot itu. Makanya kami menjaga NPF di 0,3 persen,” kata John di Jakarta, Selasa 2 Januari 2018.
Dia mengatakan BCA Syariah memilah-milih calon nasabah yang akan mendapatkan pembiayaan. Nasabah yang memiliki kualitas yang baik, akan mendapatkan pembiayaan.
“ Kami tidak mau tolerance di kualitas, mau ekonomi bagus, mau ekonomi jelek. Kami tidak mentang-mentang, (ekonomi) bagus, terus dikendorin. Nggak gitu. Mau bagus atau enggak, tetap dijaga,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
