Aura Pilpres Makin Menguat, Indeks Syariah Mulai Waspada

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 12 April 2019 16:46
Aura Pilpres Makin Menguat, Indeks Syariah Mulai Waspada
Indeks sektor industri terkoreksi paling tajam.

Dream - Investor mulai memasang posisi wait and see jeang Pemilihan Presiden 2019 yang semakin mendekat. Kondisi yang belum menentu menyebabkan laju indeks saham di Bursa Efek Syariah semakin volatile.

Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Jumat, 12 April 2019, indeks saham kembali terperosok masuk zona merah. Sentimen koreksi kurs rupiah terhadap dollar AS menambah langkah investor kembali melantai semakin berat.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) jelang libur akhir pekan ini terkoreksi 0,375 poin (0,19%) ke level 187,879. ISSI dibuka memerah di level 187,677 ketika pembukaan dan sempat melawan tekanan jual saat melompat ke level tertinggi di 188,930. Posisi terendah ISSI berada di 187,384.

Koreksi juga dialami dua indeks acuan saham syariah lainnya. Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), terpangkas lebih tinggi sebesar 2,062 poin (0,29%) ke level 694,956.

Sementara indeks JII70, turun 0,590 poin (0,25%) ke level 231,543.

Laju koreksi indeks acuan saham syariah ini mengikuti gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga melema terbatas 4,300 poin (0,068%) ke level 6.405,866.

1 dari 1 halaman

Indeks Sektor Industri Kompak Melemah

Tak banyak aksi beli saham yang dilakukan investor. Penanam modal justru melepas sahamnya di sektor industri yang terlihat dari laju indeks sektor industri dasar yang terkoreksi 1,38 persen dan industri aneka 1 persen.

Pelemahan juga terjadi pada sektor pertanian yang merosot 0,34 persen, perdagangan 0,29 persen, keuangan 0,19 persen, dan properti 0,11 persen.

Penguatan indeks sektor barang konsumsi sebesar 1,08 persen, manufaktur 0,09 persen, pertambangan 0,03 persen, dan infrastruktur 0,02 persen tak cukup kuat menahan laju perdagangan.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp950, ITMG Rp425, ISAT Rp180, UNTR Rp175, dan TCPI Rp170.

Sebaliknya, harga saham SCCO terkoreksi Rp900, INTP Rp700, SMGR Rp650, MKPI Rp400, dan KIOS Rp365.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru menguat. Pada pukul 16.09, rupiah menguat 36 poin (0,25%) ke level Rp14.103 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida