Wanita Ini Berhenti Kerja Demi Manjakan Suami, Bergaya Ala Istri Rumahan Jadul

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 30 September 2019 17:36
Wanita Ini Berhenti Kerja Demi Manjakan Suami, Bergaya Ala Istri Rumahan Jadul
Mantan karyawati memilih merawat keluarga daripada bekerja di kantor.

Dream – Demi merawat suami, Katrina Holte rela keluar dari pekerjaannya sebagai petugas penagihan sebuah perusahaan. Katrina memutuskan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga seutuhnya.

Untuk membuktikan komitmennya, Katrina bahkan melangkah lebih jauh. Dia mengubah gaya kehidupannya menjadi seorang wanita rumahan era tahun 1940-an. Dekorasi rumah pun diubah bergaya jadul.

Kini Katrina sehari-hari menjalankan tugas mencuci baju, membersihkan rumah, setrika, sampai memasak untuk sarapan sang suami, Lars.

Katrina telah mengubah hidupnya dengan menjadi seorang ibu rumah tangga bergaya vintage. Baik dari penampilan maupun gaya hidupnya. 

Mengutip laman Dailystar, Senin 30 September 2019, Katrina mengatakan kehidupannya kini merupakan impiannya dan didukung oleh sang suami.

“ Saya mengerjakan cucian piring, laundry, dan setrika. Tapi, saya menyukainya. Merawat suami saya itulah yang membuat saya senang,” kata dia.

Katrina mengatakan sang suami merupakan orang yang paling lembut yang pernah ditemui. Kalau terlambat membuat makan malam, Lars tak pernah marah-marah.

“ Saya pikir pria perlu memanjakan istrinya sesekali,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Kenakan Gaun Vintage

Katrina totalitas dalam menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga tradisional. Dia mengenakan gaun vintage ala tahun 1950-an yang dibuatnya sendiri.

Katrina juga memenuhi rumahnya dengan perabotan ala 1940-an di ruang tamu dan memiliki kamar tidur tradisional.

“ Saya merasa dilahirkan pada dekade yang salah, terutama saat melihat segala sesuatu yang terjadi sekarang,” kata dia.

“ Saya setuju dengan nilai-nilai tradisional, seperti menjadi ibu rumah tangga, merawat keluarga, menjaga orang-orang di dalamnya, dan menjaga rumah dalam kondisi yang sangat baik sehingga semuanya merasa santai,” tambah Katrina.

2 dari 5 halaman

Suami Tak Keberatan

Katrina mengatakan gaya hidupnya adalah pilihannya dan tak berkaitan dengan sang suami. Ide gaya hidup ini murni impiannya.

“ Dari satu sisi, Lars melayani saya. Karena menghasilkan lebih banyak uang daripada saya, dia tahu inilah yang saya lakukan sebagai balasannya,” kata dia.

 Katrina dan sang suami, Lars.

Katrina mengatakan dia dan suami ingin memiliki empat orang anak. Nantinya anak-anak mereka juga akan bergaya vintage. “ Saat mereka bertambah dewasa, anak-anak bisa membuat pilihannya sendiri,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Jam Kerja Ibu Rumah Tangga Setara Enam Profesi

Dream – “ Profesi” ibu rumah tangga mungkin dilihat sebelah mata oleh orang-orang. Tapi, pandangan mereka tak sebanding dengan apa yang dilakukan oleh kaum ibu di rumah.

Berdasarkan sebuah studi, ternyata profesi ini menghabiskan 97 jam untuk bekerja-- setara dengan mengerjakan enam pekerjaan.

Dikutip dari studyfinds.org, Rabu 15 Mei 2019, perusahaan riset pasar, OnePoll, mensurvei 2 ribu ibu yang membesarkan anak-anak usia sekola. Survei ini dilakukan pada Maret 2019.

Hasil survei membuktikan seorang ibu menghabiskan waktu 100 jam seminggu untuk mengasuh anak. Ini berarti pekerjaan tersebut juga menyita waktu istirahat dia.

Survei yang diprakarsai oleh Campbell’s Well Yes! Sipping Soups ini menemukan fakta, seorang ibu mengerjakan pekerjaan hingga 15 jenis tugas setiap minggunya. Mulai dari koki sampai penasihat keuangan.

Survei tersebut menunjukkan, 53 persen ibu rumah tangga mengorbankan waktu tidur untuk membesarkan anak-anak. Sedangkan 47 persen lainnya rutin menghabiskan waktu untuk malam kencan, mengerjakan hobi, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman.

4 dari 5 halaman

Utamakan Gizi Anak

Survei menemukan bahwa ibu acapkali lebih memperhatikan kebutuhan anak-anak daripada diri sendiri. Ada 3 dari 5 responden mengatakan mereka sering “ curi-curi makan”. Ada 53 persen yang kesulitan makan makanan bergizi karena tuntutan jadwal pekerjaan.

“ Sungguh luar basa berapa banyak pekerjaan yang dilakukan ibu dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tak mengherankan gizi pribadi bukan prioritas utama,” kata Kepala Pemasaran Makanan dan Minuman di Campbell Soup Company, Diego Palmieri.

 

 

Survei tersebut juga memperlihatkan ibu memastikan anak-anaknya makan makanan yang sehat. Hanya 39 persen ibu yang makan makanan sehat dan 52 persen mengutamakan anak-anaknya makan makanan sehat.

Ada juga 44 persen ibu yang makan tiga kali sehari dan 68 persen sisanya memastikan anak-anaknya makan cukup ketimbang dirinya. Ada 34 persen ibu yang makan buah dan sayur dengan jumlah yang direkomendasikan tiap hari, sementara 42 persen memilih anak-anaknya yang makan buah dan sayur.

5 dari 5 halaman

Ke Mana Perginya Waktu Ibu?

Survei itu menampilkan, ibu rumah tangga menghabiskan waktu 46 menit untuk menyiapkan makanan anak-anak, 44 menit untuk mencuci baju, serta 29 menit untuk membuat karya seni dan gambar bersama anak-anak.

Pekerjaan sebagai sopir, pemandu sorak, tutor, dan terapis tak memerlukan waktu yang lama.

Ibu rumah tangga biasanya mencuri waktu untuk beristirahat sebentar.

Para peneliti menemukan pekerjaan seperti itu bisa dibayar secara enam digit atau US$100.460 per tahun (Rp1,45 miliar) kalau profesi ibu rumah tangga ini dibayar.

Palmieri mengatakan ada 69 persen ibu rumah tangga yang ingin menghabiskan waktu lebih banyak untuk merawat anak-anak mereka.  (ism) 

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan