Kejatuhan Bursa Global Hempaskan Bursa Syariah RI

Reporter : Syahid Latif
Senin, 24 Agustus 2015 09:24
Kejatuhan Bursa Global Hempaskan Bursa Syariah RI
IHSG terpangkas 105,708 poin (2,44%) ke level 4.230,245 di sesi pembukaan.

Dream - Bursa saham Indonesia langsung ambruk di pembukaan awal pekan. Kejatuhan bursa saham global menyeret sejumlah indeks saham ke zona merah.

Kekhawatiran pelaku pasar dunia akan perlambatan ekonomi Tiongkok telah memicu aksi jual investor. Kecemasan terlihat dari jatuhnya indeks Dow Jones akhir pekan lalu dan menyeret bursa Asia.

Pada prapembukaan perdagangaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 24 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung anjlok 3,156 poin (2,29%) ke level 134,864

Sebanyak 63 juta saham syariah telah diperdagangkan pelaku pasar dengan nilai Rp 14,74 miliar.

ISSI kembali jatuh 3,586 poin (2,60%) ke level 134,434 di sesi pembukaan. Hingga 14 menit waktu perdagangan, ISSI terus bergerak dalam tren turun.

Aksi jual mendorong 129 emiten syariah jatuh ke teritori negatif. Cuma 9 emiten yang masih jadi incaran investor.

Kejatuhan lebih dalam dialami indeks bluechips syariah. Terkapar setelah anjlok 18,094 poin (3,16%), Jakarta Islamic Index (JII) memulai sesi praperdagangan di level 553,912

Di sesi pembukaan, JII jatuh semakin dalam. Kali ini, indeks JII turun 20,070 poin (3,51%) ke level 551,936.

Seluruh penghuni JII hingga 16 menit waktu perdagangan telah jatuh ke zona merah.

Kecemasan investor global memang membuat bursa saham Indonesi tak berdaya. Tanpa ada satupun emiten yang menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 94,646 (2,18%) ke level 4.41,307 di sesi prapembukaan.

Kondisi semakin buruk di sesi pembukaan. IHSG sudah terpangkas 105,708 poin (2,44%) ke level 4.230,245.

Kepanikan investor telah membuat bursa saham ramai oleh aksi jual beli. Sebanyak 5,56 miliar saham telah ditransaksikan dengan dana Rp 573 miliar.

Investor asing pagi ini sudah menarik dananya dari pasar modal Indonesia senilai Rp 41,55 miliar.

Dari kawasan regional, indeks Shanghai Composite saat ini telah terjun bebas hingga 6,57 persen. Begitu pula indeks Hang Seng yang jatuh 3,84 persen. Tak ada satupun indeks saham utama Asia yang mampu bergerak menguat.

Di pasar keuangan, rupiah semakin tak berdaya. Turun 122 poin (0,88%), rupiah akhirnya menembus level 14.038 per dollar AS.

Beri Komentar