Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kereta `Ataper` Buatan Indonesia Banyak Dipakai Negara Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 27 Juni 2016 09:05
Kereta `Ataper` Buatan Indonesia Banyak Dipakai Negara Ini
Ratusan kereta yang dipesan Bangladesh ini didesain untuk para "atapers".

Dream - Kereta buatan PT Industri Kereta Api (Persero) resmi beroperasi di Bangladesh. Kereta buatan Indonesia ini berhasil menyinkirkan produsen dari negara lain seperti China. 

" Kereta buatan anak bangsa‎ secara resmi telah beroperasi di jalur kereta Bangladesh," kata Senior Manager Humas INKA, M. Colik dikutip dalam keterangannya, Senin 27 Juni 2016.

Dia mengatakan perusahaan pelat merah ini mendapatkan kontrak memasok kebutuhan kereta untuk negara ini pada 2015. INKA pun menargetkan produksi kereta itu pada akhir 2016. BUMN ini menyebut telah " menyingkirkan" produsen kereta lainnya, seperti Tiongkok dalam proses tender.

" Jumlah gerbong yang dipesan oleh Bangladesh sendiri sebanyak 150 kereta penumpang," kata dia.

Colik mengatakan 150 kereta yang dipesan itu terdiri atas 100 unit meter guage/MG (gerbong untuk rel 1000 mm) dan 5 unit gerbong board guage/BG (gerbong untuk rel 1676 mm).

Untuk yang MG tipe tempat duduk yang diaplikasiakan 2-2, yaitu dua seat di sebelah kiri dan ‎dua seat di sebelah kanan dengan di tengah-tengahnya sebagai jalan. Sementara untuk yang BG memiliki kursi 2-3.

Colik menambahkan kereta yang diekspor ke Bangladesh ini berbeda dengan kereta yang beroperasi di Indonesia. Masyarakat Bangladesh masih memiliki tradisi naik kereta hingga ke atap kereta (atapers). Hal ini membuat kekokohan rangka dan bodi kereta menjadi poin utama.

" Sementara opsi aerodinamis menjadi hal yang tidak terlalu dipertimbangkan," kata dia.

Colik mengatakan kereta ini bernama Sonar Bangla Express yang akan menempuh rute kota Dhaka-Citagong. " INKA terus meningkatkan ekspansi bisnisnya ke beberapa negara baik di Asia ataupun di Timur Tengah. Selain saat ini sudah memasok Bangladesh, INKA tengah menjadikan Vietnam, Srilanka dan Mesir sebagai target eskpor gerbong kereta selanjutnya," kata dia.

Beri Komentar