Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Properti.
Dream - Salah satu portal e-commerce properti, rumah123.com, merilis data tentang tren pencarian digital properti. Hasilnya, pencarian properti lewat digital meningkat pada kuartal I 2016.
Dilansir dari keterangan tertulis Sabtu 25 Juni 2016, Country General Manager rumah123.com, Ignatius Untung, pencarian properti pada kuartal I 2016 meningkat 66 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015.
" Berdasarkan hasil analisis divisi Business Intelligence rumah123.com, dibandingkan kuartal I 2015, jumlah transaksi properti meningkat 9 persen menjadi 14.064 (transaksi)," kata Untung di Jakarta.
Dia mengatakan transaksi terbanyak ada di wilayah Jabodetabek, yaitu di Tangerang sebanyak 3.977 transaksi dan di luar Jabaodetabek ada di Bandung, yaitu 1.213 transaksi.
Sementara itu, jumlah listing yang tayang di rumah123.com, meningkat 21 persen pada kuartal I.
" Untuk listingan baru di kuartal I di daerah Tangerang, meningkat 24 persen, yaitu sebanyak 28.559. Sedangkan untuk listing di luar kota berasal dari Kota Surabaya sejumlah 11.384 listingan baru," kata dia.
Untung mengatakan, jenis properti yang dicari masih merata. Baik rumah, apartemen, rumah toko (ruko), dan tanah. Perbandingan rasionya, dari 10 pencarian rumah ada 1 pencarian apartemen.
Lebih spesifik, rumah yang paling banyak dicari adalah rumah dengan tiga kamar tidur, yaitu 45 persen. Sementara itu, apartemen yang paling banyak dicari adalah apartemen yang punya dua tempat tidur, pencariannya sebesar 60 persen.
" Total pencarian properti berdasarkan harga yang diinginkan, di kuartal I tahun ini rata-rata harga residensial di Jabodetabek berada di angka Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Untuk di luar Jabodetabek berkisar di angka Rp200-500 juta," kata dia.
Kesimpulannya, kata Untung, ada kenaikan transaksi dan penyediaan properti pada kuartal I 2016. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya optimisme pengusaha properti di tahun ini.
" Para pencari rumah pun bisa mewujudkan mimpinya memilki hunian idaman tahun ini lantaran harga yang ditawarkan pengembang masih terbilang bersahabat," kata dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya