Ekonomi Global Loyo, Bursa Saham RI Rontok 12%

Reporter : Ramdania
Selasa, 18 Agustus 2015 18:14
Ekonomi Global Loyo, Bursa Saham RI Rontok 12%
Devaluasi mata uang Tiongkok pengaruhi kinerja pasar modal Indonesia.

Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per 14 Agustus 2015 ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah turun 12 persen dibanding dengan penutupan akhir tahun 2014. Saat ini IHSG tercatat 4.578,68 per 14 Agustus.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, hal ini disebabkan adanya penurunan bursa global dan sentimen negatif atas devaluasi mata uang Tiongkok.

" Dari Industri Pasar Modal, meskipun dalam 5 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan meningkat, kinerja pasar modal domestik dalam beberapa minggu terakhir mengalami penurunan, sebagai imbas dari penurunan bursa global dan sentimen negatif atas devaluasi mata uang Tiongkok," ujarnya di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2015.

Nurhaida menambahkan kapitalisasi pasar modal Indonesia saat ini mencapai hampir Rp 5000 triliun. Nilai tersebut mengalami penurunan 5,89 persen dari posisi akhir tahun 2014 lalu.

" Namun jika dilihat dari posisi pada 5 tahun terakhir, nilainya sudah meningkat lebih dari 60 persen," jelasnya.

Sementara itu, lanjut Nurhaida, secara umum Nilai Aktiva Bersih Reksadana pada tahun 2015 ini masih menunjukkan perkembangan yang positif, meningkat sebesar 9,01% (year to date).

" Kondisi-kondisi tersebut memberikan keyakinan bahwa kedepan pasar modal kita akan kembali tumbuh, bahkan melebihi capaian kita pada tahun 2014 lalu," harapnya.

Beri Komentar