Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Surat utang syariah (Sukuk) yang diterbitkan pemerintah Indonesia kembali meraih sukses. Dalam proses lelang terbaru, total penawaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melonjak dua kali lipat dari target.
Mengutip laman Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Rabu, 24 Februari 2016, lelang SBSN atau Sukuk Negara seri SPN-S 10082016 (reopening), PBS006 (reopening), PBS009 (reopening), PBS011 (reopening) dan PBS012 (reopening) mendapatkan total penawaran hingga Rp 9,852 triliun.
Padahal pemerintah hanya menargetkan mendapatkan Rp 4 triliun dalam proses lelang sukuk kali ini.
Untuk SPN-S10082016 jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 3,658 triliun, PBS006 sebesar Rp 591 miliar, PBS009 jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 4,422 triliun, PBS011 sebesar Rp 305 miliar, dan sukuk seri PBS012 sebesar Rp 876 miliar.
Sebagai informasi, Sukuk SPN-S yang akan dilelang yakni seri SPN-S 10082016 (reopening). Menawarkan imbalan berupa diskonto, sukuk seri ini akan jatuh tempo pada 10 Agustus 2016. Penerbitan SBSN ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.
Sementara itu, empat sukuk berbasis proyek yang akan dilelang yaitu seri PBS006 (reopening) jatuh tempo 15 September 2020 dengan imbal hasil 8,25%, PBS009 (reopening) yang jatuh tempo 25 Januari 2018 dengan imbal hasil 7,75%, PBS011 (reopening) yang jatuh tempo 15 Agustus 2023 dengan imbalan 8,75%, dan PBS012 (reopening) yang jatuh tempo 15 November 2031 dengan imbalan 8,875%.
Penerbitan keempat seri sukuk tersebut menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam APBN Tahun Anggaran 2016.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS