Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali dipercaya pemerintah Republik Indonesia menjadi salah satu agen penjual Sukuk Negara Ritel seri SR008. CIMB Niaga berharap dapat menjual sedikitnya Rp 500 miliar instrumen investasi berakad Ijarah Asset to be Leased ini dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan APBN 2016 dan Barang Milik Negara (BMN).
Perseroan telah menjadi agen penjual sejak pertama kali Sukuk Negara Ritel diluncurkan pada tahun 2009.
"Ini adalah komitmen kami turut membangun pendidikan anak bangsa dengan investasi sesuai syariah dan mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat stabilitas perekonomian nasional," ujar Head of Retail Banking Product CIMB Niaga Budiman Tanjung dalam keterangan resminya, Selasa, 23 Februari 2016.
Menurut Budiman, pihaknya menyasar investor ritel dalam negeri khususnya nasabah CIMB Niaga. SR008 ditawarkan untuk melengkapi dan memenuhi kebutuhan nasabah CIMB Niaga yang cenderung memilih untuk berinvestasi di instrumen fixed income. Di sisi lain, perseroan juga menargetkan adanya tambahan fee based incomedari penjualan ini.
Sejumlah keuntungan bisa diperoleh investor ritel dengan membeli SR008. Diantaranya, pembayaran kupon dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh pemerintah, tingkat bunga tetap sampai jatuh tempo, kupon dibayar setiap bulan dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah satu periode imbalan.
“Di CIMB Niaga, kami juga memberikan fleksibilitas kepada nasabah pemilik SR008. Saat nasabah membutuhkan likuiditas, kami dapat menerima SR008 sebagai salah satu jaminan untuk fasilitas pembiayaan,” tutur Budiman.
Masa penawaran SR008 dengan tingkat kupon 8,3% ini berlangsung sejak 19 Februari hingga 4 Maret 2016, dengan minimum pemesanan sebesar Rp5 juta dan maksimum Rp5 miliar.
Adapun pembayaran imbal hasil SR008 yang memiliki tanggal jatuh tempo pada 10 Maret 2019 ini akan dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulan dalam jumlah tetap dan pembayaran pertama kali dilakukan pada 10 April 2016.
“Selain bisa dipesan melalui kantor cabang CIMB Niaga yang ditunjuk, kami juga mendatangi calon investor ritel ke sejumlah kota. Tujuannya agar SR008 dapat diserap oleh investor ritel dari berbagai daerah di Indonesia,” tutup Budiman.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS