Setahun Stop Pembiayaan Valas, Dirut Mandiri Syariah: Insya Allah Kami Aman

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 8 November 2018 18:15
Setahun Stop Pembiayaan Valas, Dirut Mandiri Syariah: Insya Allah Kami Aman
Bank syariah ini ingin menekan risiko kerugian valas.

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) tak lagi menerima pengajuan pembiayaan dalam bentuk dolar AS. Bank syariah ini memutuskan untuk mengurangi risiko kurs yang terjadi sepanjang tahun ini.

“ Sebenarnya sudah satu tahun terakhir kami tidak membiayai pembiayaan dalam bentuk valas (valuta asing). Jadi, Insya Allah kami akan stabil ke depannya,” kata Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni Eko Boy Subari, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 8 November 2018.

Toni mengatakan Mandiri Syariah punya pembiayaan berjalan dalam bentuk dolar AS, namun angkanya cukup kecil.

“ Porsi pembiayaan valas Bank Syariah Mandiri hanya 5 persenan. Kecil,” kata dia.

Direktur Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho, mengatakan pembiayaan kuartal III 2018 sebesar Rp65,24 triliun atau meningkat 11,1 persen dari Rp58,72 triliun pada kuartal III 2017.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,07 persen dari Rp74,75 triliun pada kuartal III 2017 menjadi Rp82,28 triliun pada kuartal III 2018. Pertumbuhan ini didorong oleh produk tabungan yang meningkat 13,77 persen menjadi Rp32,99 triliun per kuartal III 2018.

“ Kalau dilihat antara pembiayaan dengan DPK, bisa dikatakan likuiditas kita aman, tidak ketat,” kata dia.

2 dari 3 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Penantian 4 Tahun Rini Yulianti Berbuah Manis