Mandiri Syariah Guyur Rp270 M untuk Pengembangan IT

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Sabtu, 26 Oktober 2019 08:01
Mandiri Syariah Guyur Rp270 M untuk Pengembangan IT
Dananya digunakan untuk mengembangkan sektor ini.

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) telah mengalokasikan anggaran Rp270 miliar untuk pengembangan fasilitas informasi dan teknologi (IT). Fokus pada pengembangan teknologi ini telah membuahkan hasil.

" Tahun ini Rp270 miliar, tahun lalu Rp200 miliar,” ujar Direktur IT & Operation PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), Achmad Syafii dalam acara media training Mandiri Syariah di Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat 25 Oktober 2019.

Dia menjelaskan investasi itu digunakan untuk mengembangkan infrastruktur IT, digitalisasi back office, serta mengembangkan mobile banking Mandiri Syariah.

Menurut Achmad, transaksi digital di Mandiri Syariah saat ini sudah mencapai 95 persen. Transaksi paling banyak dilakukan di platform mobile banking.

Pemanfaatan teknologi juga membantu semakin memudahkan Mandiri Syariah menjangkau nasabah. Kini, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk itu berencana melayani pembukaan rekening melalui aplikasi.

Dengan penerapan teknologi ini, calon nasabah tak perlu lagi datang ke kantor cabang.

“ Sekarang sedang disusun untuk ke depannya seperti apa,” kata Syafii.

1 dari 6 halaman

Mandiri Syariah Tunjuk Mohamad Hidayat Jadi Ketua DPS Gantikan Maruf Amien

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) telah menunjuk Mohamad Hidayat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Mandiri Syariah. Hidayat menggantikan posisi Ma’ruf Amin yang telah diangkat menjadi wakil presiden Indonesia periode 2019—2024.

Direktur Risk Management & Compliance Mandiri Syariah, Putu Rahwidhiyasa mengatakan, penunjukkan Hidayat sudah dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa sebelum pelantikan. Dikatakan bahwa Maruf Amin merupakan ketua DPS Mandiri Syariah dan Mohammad Hidayat anggotanya.

“ DPS kami sebelumnya Pak Kiai Ma'ruf Amin dan Mohamad Hidayat,” kata Putu di Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat 25 Oktober 2019.

 

 © Dream

 

Dia menjelaskan surat pengunduran diri Ma'ruf Amin sebagai Ketua DPS Mandiri Syariah juga sudah diserahkan beberapa bulan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden.

Dari hasil RUPS luar biasa, Mandiri Syariah menunjuk Mohamad Hidayat sebagai Ketua DPS Mandiri Syariah terhitung 14 Oktober 2019. “ Keputusan 14 Oktober lalu, minggu lalu," kata dia.

Selain itu, Mandiri Syariah juga menunjuk Oni Sahroni sebagai anggota DPS Mandiri Syariah. Menurut Putu, Oni merupakan anggota MUI Pusat dan dipastikan akan membawa kemajuan bagi Mandiri Syariah.

2 dari 6 halaman

Jadi yang Terbesar, Laba Mandiri Syariah Regional II Capai Rp148 M

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) regional II mencatatkan laba sebesar Rp148 miliar pada kuartal III 2019. Dibandingkan periode sama setahun yang lalu, pencapaian ini meningkat 74,22 persen.

“ Ini yang terbesar,” kata pimpinan Mandiri Syariah regional II, Dedy Suryadi Dharmawan, di Padang, Sumatera Barat, Kamis 24 Oktober 2019.

Aset Mandiri Syariah untuk regional II dilaporkan mengalami pertumbuhan hingga mencapai Rp6,95 triliun. Dedi berharap di akhir 2019, aset Mandiri Syariah Region II bisa mencapai Rp7 triliun.

 

 © Dream

 

Salah satu sumber pertumbuhan aset Syariah Mandiri di kawasan ini adalah tumbuhnya sektor tabungan sebesar Rp3,3 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) Mandiri Syariah Regional II dilaporkan tumbuh 15,98 persen dengan nilai Rp5,52 triliun. Sementara pengguna mobile banking Mandiri Syariah di kawasna ini sudah mencapai 300 ribu.

Untuk sektor pembiayaan, Mandiri Syariah Regional II telah menyalurkan pembiayaan sektor consumer hingga kuartal III-2019 menjadi Rp3,88 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 20,04 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2018.

3 dari 6 halaman

Baru Pertama Kali, Mandiri Syariah Jadi Wali Amanat Sukuk PNM

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menandatangani Perjanjian Penerbitan dan penunjukan sebagai Wali Amanat Sukuk Mudharabah senilai Rp435 miliar dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero)/PNM. Manajer investasi untuk produk investasi tersebut ditetapkan PT Permodalan Nasional Madani Investment Management.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 20 September 2019, penandatanganan perjanjian penerbitan sukuk dilakukan oleh Direktur Finance Strategy&Treasury Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho, Direktur Keuangan PNM, Tjatur H.Priyono, dan Direktur Utama PNM Investment Management, Bambang Siswaji di Jakarta.

Ade mengatakan Mandiri Syariah menjadi bank umum syariah BUKU 3 pertama yang menyediakan layanan wali amanat sesuai dengan tata kelola syariah. Bank ini mendapatkan surat izin sebagai wali amanat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Maret 2019.

 

 © Dream

 

Wali Amanat merupakan layanan jasa yang diberikan Mandiri Syariah untuk mewakili pemegang sukuk dalam melakukan pemantauan pemenuhan hak dan kewajiban penerbit berdasarkan perjanjian penerbitan sukuk.

“ Alhamdullilah, izin ini menjadi berkah sekaligus akses bagi kami untuk menjalankan komitmen dalam mendukung perkembangan keuangan syariah di Indonesia khususnya Pasar Modal Syariah melalui penyediaan layanan Wali Amanat bagi penerbitan Sukuk,” jelas Ade Cahyo.

“ Kami juga bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan PNM. Alhamdullilah, ini adalah penunjukan kedua setelah sebelumnya kami menjadi Agen Pemantau pada penerbitan sukuk Mudharabah senilai Rp300 miliar yang bagi hasil pertamanya jatuh tempo pada bulan September ini,” kata dia.

Arief menambahkan tujuan penggunaan dana penerbitan Sukuk adalah untuk tambahan modal kerja pembiayaan murabhahah melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) PNM di seluruh Indonesia.

“ Semoga layanan Wali Amanat ini, menjadi kontribusi kami dalam mendukung pengembangan ekosistem keuangan syariah di Indonesia, khususnya Pasar Modal Syariah,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Hore! Buka Rekening Mandiri Syariah Bisa Lewat MBanking

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) melangkah lebih maju dalam layanan melalui aplikasi mobile banking (m-banking). Di aplikasi milik anak usaha PT Bank Mandiri Tbk itu, masyarakat bisa membuka rekening baru tanpa harus datang ke bank tersebut. 

Saat ini, manajemen Mandiri Syariah sedang menyelesaikan perizinan untuk fitur baru tersebut. Izin akan diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

 © Dream

 

“ Kalau fitur yang sudah ada kan, itu untuk nasabah yang existing. Kalau yang ini, untuk nasabah baru,” kata Direktur IT dan Operasional Mandiri Syariah, Achmad Syafii, di Jakarta, ditulis Kamis 5 September 2019.

Syafii mengharapkan fitur unggulan baru untuk menggaet nasabah tersebut akan segera diluncurkan tahun ini. “ Secepatnya,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Mandiri Syariah Incar KPR Syariah Tumbuh 10 Persen

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) membukukan pembiayaan perumahan syariah, Griya Berkah, sebesar Rp10,4 triliun pada Juni 2019. Angkanya tumbuh 7,71 persen dari Juni 2018.

Bank syariah ini membidik penyaluran KPR syariah tumbuh 10 persen pada tahun 2019.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Mandiri Syariah adalah menggandeng developer-developer besar. Seperti PT Metropolitan Land Tbk (Metland). Kerja sama ini bertujuan untuk menghadirkan opsi KPR syariah kepada masyarakat.

“ Kerja sama dengan developer besar diantaranya Metland, Jaya Property, Sinarmas, Ciputra dan lain-lain merupakan salah satu upaya kami dalam memudahkan masyarakat memiliki rumah hunian,” kata Direktur Finance Strategy and Treasury Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho, dalam Urban City Fun Bike di Metropolitan Mall Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 26 Agustus 2019.

 © Dream

Cahyo mengatakan, Mandiri Syariah ingin membuka akses bagi masyarakat yang memerlukan produk layanan syariah, termasuk kepemilikan rumah. Sebagian masyarakat belum mengetahui bahwa Mandiri Syariah mempunyai produk pembiayaan rumah, yaitu Griya Berkah.

“ Untuk mengenalkannya, kami gencar menyelenggarakan sosialisasi salah satunya melalui event seperti ini,” kata dia.

Group Head Consumer Financing Mandiri Syariah, Praka Mulia Agung, menambahkan Griya Berkah dapat diakses masyarakat di seluruh outlet Mandiri Syariah di Indonesia.

“ Dengan nilai pembiayaan maksimal Rp5 miliar untuk rumah tapak (landed house) dan apartemen, pembiayaan ini dapat digunakan untuk pembelian maupun take over,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Tebar Promo

Dalam rangka menyambut kemerdekaan RI, Mandiri Syariah meluncurkan program promo Panjat Pinang Griya Berkah. Nasabah akan mendapatkan angsuran ringan mulai 6,74 persen, diskon premi asuransi jiwa sebesar 17 persen, dan diskon biaya admin sebesar 45 persen. Periode berlaku selama bulan Agustus-September 2019.

" Kami optimis, kebutuhan memiliki rumah akan selalu ada. Terutama dengan maraknya developer mengusung konsep berbasis transit-oriented development (TOD) atau hunian perkotaan yang terintegrasi jaringan transportasi publik, tentunya akan semakin menjadi daya tarik bagi masyarakat,” kata Praka.

Sementara itu Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Nitik Hening menyambut baik dukungan dan kerjasama Mandiri Syariah.

" Dengan adanya Griya Berkah Mandiri Syariah tentunya memudahkan customer/pembeli kami yang menginginkan pembelian rumah dengan skim syariah,” kata Nitik. (ism)

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam