Marak Aksi Beli, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 3 Februari 2015 16:31
Marak Aksi Beli, Indeks Syariah Ditutup Menguat
IHSG bahkan sempat menyentuh level 5.300 sebelum kembali tertekan aksi lepas saham pemodal.

Dream - Gelontoran dana investor di lantai bursa membawa indeks saham acuan kembali menguat. Emiten di sektor properti menjadi incaran para pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 3 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,534 poin (0,31%) ke level 170,949.

Aksi beli pelaku pasar berhasil mempertahankan ISSI yang telah menguat sejak sesi pembukaan. ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 171,760 dan terendah 170,690.

Lantai bursa saham sore ini dipenuhi dana pembeli emiten syariah sebesar Rp 4,03 triliun. Dana itu digunakan untuk jual beli 36,78 miliar saham.

Pemodal yang aktif menggelar aksi beli membawa 94 emiten syariah menyentuh zona hijau. Sebaliknya, 85 emiten syariah masih dilanda tekanan dan 64 lainnya memilih stagnan.

Laju mantap di zona hijau juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan dengan menguat 3,142 poin (0,45%) ke level 704,638.

JII juga dibuka di zona hijau dan menyentuh posisi tertingginya di 707,650. JII hanya sedikit melemah ke level terendah 703,262.

Menguatnya JII kali ini dibantu oleh naiknya harga saham dari 16 emiten unggulan syariah. Sisanya, 10 emiten melemah dan 4 lainnya stagnan.

Transaksi perdagangan saham bluechips syariah melibatkan 9,50 miliar saham dengan nilai Rp 2,40 triliun.

Emiten tambang jadi buruan pelaku pasar untuk mengoleksi portofolionya. UNTR menjadi pencetak top gainer dengan menguat Rp 300 per saham. Diikuti INTP yang naik Rp 250, ITMG Rp 200, UNVR Rp 200, dan MPPA Rp 180 per saham.

Lantai bursa sore ini memang berbalik menguat setelah melemah di awal pekan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan mengaut 15,482 poin (0,92%) ke level 5.291,718.

IHSG bahkan sempat menyentuh level 5.310,113 sebelum akhirnya menahan diri menguat lebih tinggi. Lantai bursa dipenuhi aksi jual beli 53,84 miliar saham bernilai Rp 5,63 triliun.

Investor asing kembali giat membeli saham di BEI dengan mencetak nett buy Rp 335,28 miliar.

Dari kawasan regional, indeks saham acuan di Asia bergerak variatif. Indeks Hang Seng dan Shanghai Composite tercatat menguat 0,29 persen dan 2,45 persen.

Sebaliknya, indeks Nikkei Jepang dan Strait Times bergerak lemah 1,27 persen dan 0,45 persen.

Beri Komentar