Masih Belum Terima Subsidi Gaji? Ini Data Terakhir dari Bank Penyalur

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 9 September 2020 12:36
Masih Belum Terima Subsidi Gaji? Ini Data Terakhir dari Bank Penyalur
Kemnaker sudah menerima lagi data calon penerima subsidi gaji tahap III sebanyak 3,5 juta rekening peserta.

Dream - Para calon penerima subsidi gaji tahap II harus bersabar menerima tambahan penghasilan sebesar Rp1,2 juta bulan ini. Dari 3 juta penerima yang berhak, subsidi gaji yang disalurkan baru sebanyak 1.386.059 pegawai.

" Jumlah subsidi gaji yang sudah tersalurkan sebanyak 1.386.059 atau 46,20 persen dari total calon penerima tahap II sebanyak 3 juta orang,” ungkap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan pers virtual, Selasa, 8 September 2020.

Penyaluran subsidi gaji tahap II per tanggal 7 September 2020 tersebut menambah jumlah dana yang sudah dicairkan kepada 2.311.237 pegawai pada tahap I. Dari total 2,5 juta penerima, penyaluran tahap I ini sudah mencapai 92,45 persen.

 

1 dari 5 halaman

Ada Tambahan 3,5 Juta Penerima di Tahap III

Menurut Ida, pemerintah saat ini sudah menerima tambahan data calon penerima subsidi gaji tahap III sebanyak 3,5 juta pegawai dari BPJS Ketenagakerjaan. Serah terima data tersebut dilakukan kemarin.

Dengan tambahan data baru tersebut, pegawai yang berhak mendapatkan subsidi gaji hingga tahap terakhir sudah mencapai 9 juta rekening peserta.

“ Saat ini, data yang diterima dari tahap I dan II sebagian telah berhasil disalurkan kepada penerima dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujarnya.

Sesuai petunjuk teknis yang berlaku, data yang sudah diterima itu akan melalui tahap check list oleh Kemenaker terlebih dahulu. Kemenaker memiliki waktu 4 hari untuk melakukan check list.

Setelah sudah tervalidasi, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang selanjutnya akan menyalurkan uang subsidi gaji tahap III tersebut kepada Bank Penyalur, yakni Bank yang masuk menjadi anggota HIMBARA yakni Bank Mandiri, BRI, BTN, dan BNI.

Di proses akhir ini, Bank-bank HIMBARA akan menyalurkan uang subsidi gaji ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank HIMBARA, maupun rekening bank swasta lainnya.

2 dari 5 halaman

1,6 Juta Rekening yang Diajukan untuk Terima Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Ditolak!

Dream - Sebanyak 1,6 juta rekening yang diajukan untuk mendapat bantuan subsidi gaji ditolak. Ada sejumlah faktor yang menbuat rekening-rekening itu tak masuk kriteria penerima subsidi, antara lain upah pekerja tersebut di atas Rp5 juta dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di atas bulan Juni 2020.

" Saya sampaikan ada 1,6 juta rekening yang tidak valid yang tidak bisa diteruskan karena tidak sesuai dengan ketentuan di Permenaker," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Agus Susanto, dikutip dari Liputan6.com.

" Dari 1,6 juta rekening ini ternyata kita lihat ada 62 persen upah di atas Rp5 juta, dan kepesertaannya di atas Juni 2020 sebanyak 38 persen," tambah dia.

Padahal, menurut Agus, dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan sudah jelas disebutkan bahwa yang berhak menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) adalah pekerja yang bergaji di bawah Rp5 juta. Sehingga secara otomatis perusahaan yang mengirimkan nomor rekening pegawainya tersebut tidak layak mendapatkan subsidi gaji.

" Kenapa bisa terjadi demikian? karena sebagian dari perusahaan tersebut mengirimkan nama-nama karyawan tanpa memilah mana yang upahnya di bawah Rp5 juta dan di atas Rp5 juta, akhirnya dikirimkan semuanya," jelas dia.

3 dari 5 halaman

Nama-nama tersebut, tambah Agus, kemudian otomatis terseleksi oleh sistem BP Jamsostek dan perbankan.

Begitu juga terjadi dengan perusahaan yang tidak bisa memilah atau kesulitan memasukkan data kepesertaan pekerja baru di BP Jamsostek yang terdaftar setelah Juni 2020. Mereka secara otomatis tidak bisa mendapat subsidi gaji.

" Kesulitan memilah mana karyawan baru yang sebelum Juni 2020 sudah terdaftar dan karyawan baru yang baru didaftarkan ke BP Jamsostek, sehingga mereka kirimkan semuanya ini juga terseleksi terfilter oleh sistem BP Jamsostek itulah yang menyebabkan ada 1,6 juta yang tidak bisa diteruskan," kata Agus.

4 dari 5 halaman

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan telah menerima 9 juta nomor rekening peserta penerima bantuan subsidi upah sebesar Rp2,4 juta. Bantuan subsidi gaji tersebut bakal dicairkan dalam dua tahap, dimana penyaluran tahap pertama sebesar Rp1,2 juta.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, mengatakan, sebanyak 9 juta nomor rekening ini dikirimkan oleh BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek dalam tiga tahap. Untuk tahap pertama telah diserahkan 2,5 juta nomor rekening, dan tahap kedua 3 juta nomor rekening penerima subsidi gaji.

" Selasa, 8 September 2020 sudah dilakukan serah terima data tahap ketiga dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker. Dengan adanya 3,5 juta maka jumlahnya menjadi 9 juta nomor rekening," kata Ida.

Total peserta penerima subsidi gaji, kata Ida, sebanyak 15,7 juta orang. Adapun jumlah nomor rekening peserta yang telah terkumpul kini mencapai 14,5 juta, namun belum seluruhnya selesai tervalidasi.

5 dari 5 halaman

Sementara, menurut Agus, 9 juta nomor rekening yang sudah diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan telah dipastikan valid setelah melewati serangkaian proses validasi.

Pengiriman 9 juta nomor rekening peserta penerima bantuan subsidi gaji ini didapatkan dari data terakhir per 8 September 2020 pukul 06.00 WIB.

" Gelombang pertama kita serahkan 2,5 juta, di gelombang kedua 3 juta, dan hari ini kembali kita serahkan ke gelombang ketiga sudah kita serahkan 3,5 juta. Sehingga total nomor rekening yang kita serahkan ke Kemnaker 9 juta untuk di proses transfer kepada masing-masing peserta," ujar Agus.

Beri Komentar