Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Medco Power Merilis Sukuk Wakalah Rp600 Miliar.
Dream – PT Medco Power Indonesia menerbitkan sukuk wakalah I tahun 2018. Medco Power menerbitkan sukuk wakalah dalam tiga seri, yaitu Seri A, Seri B, dan Seri C senilai total Rp600 miliar.
Dikutip dari Merdeka.com, Jumat, 6 Juli 2018, sukuk wakalah Seri A ini senilai Rp153 miliar dengan nisbah Rp14,92 miliar per tahun atau ekuivalen 9,75 persen dengan jangka waktu 3 tahun.
Sukuk wakalah seri B senilai Rp404 miliar dengan nisbah Rp41,41 miliar per tahun dengan ekuivalen 10,25 persen dan tenornya 5 tahun. Sukuk wakalah Seri C ini senilai Rp43 miliar dengan nisbah Rp4,62 miliar per tahun atau ekuivalen 10,75 persen dengan tenor 7 tahun.
Direktur Utama Medco Power, Eka Satria, mengatakan perusahaan ini penawaran sukuk wakalah mengalami kelebihan permintaan. Sukuk wakalah, kata Eka, ini merupakan skema obligasi syariah pertama yang pertama kali diterbitkan oleh entitas non pemerintah.
Tak hanya sukuk, Medco Power juga menerbitkan obligasi. Total obligasi dan sukuk wakalah I 2018 yang diterbitkan senilai Rp1,2 triliun.
Obligasi yang ditawarkan Medco pun mengalami kelebihan permintaan. Adapun obligasi Medco memiliki peringkat idA dan sukuk wakalah idA dari PT Pefindo.
“ Sebagai perusahaan yang baru pertama kali menerbitkan obligasi, permintaan tinggi atas obligasi dan sukuk wakalah ini mencerminkan kepercayaan masyarakat kepada perusahaan,” kata Eka di Jakarta.
Dia berkata penerbitan obligasi dan sukuk wakalah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalisasi manajemen kas, pembayaran kembali atas utang anak perusahaan, serta belanja modal dan pendanaan untuk pengembangan proyek, seperti PLTGU Riau 275 MW dan proyek PLTP Ijen 110 MW.
Eka mengatakan instrumen keuangan syariah ini akan memperkuat fokus manajemen Medco untuk meningkatkan kinerja perusahaan anak usaha Medco Energi Internasional Tbk di bidang kelistrikan.
“ Langkah ini menjadi dorongan yang kuat dan berkarya bagi bangsa sekaligus mendukung pemerintah dalam menyediakan listrik,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya