Sukuk Ritel, Salah Satu Instrumen Keuangan Syariah.
Dream – Pemerintah resmi membuka penawaran sukuk negara ritel SR-010. Pemerintah juga menawarkan imbal hasil instrumen keuangan syariah sebesar 5,9 persen.
Besaran untung yang diberikan pemerintah ternyata lebih rendah dibandingkan imbal hasil sukuk negara ritel SR-009 yang ditetapkan 6,9 persen.
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, menjelaskan penetapan tingkat kupon sukuk dibuat dengan melihat kondisi pasar Indonesia.
“ Salah satu patokannya adalah yang ada dari market. Kami memperhatikan juga, misalnya pembiayaan lain dan investasi,” kata Luky di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 22 Februari 2018.
Terkait penawaran sukuk negara ritel terbaru kali ini, Luky mengaku pemerintah tak memasang target apapun. Semuanya diserahkan pada mekanisme permintaan dari pasar.
Masa penawaran sukuk ritel terbaru ini ditetapkan kurang selama tiga minggu sejak pengumumnan. Sementara proses settlement akan diselesaikan sampai pekan keempat.
" Nanti bisa dilihat dalam waktu 3-4 minggu tadi gerakannya seperti apa, termasuk nilai investasinya sendiri,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9

7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak