Tunggu Hasil Pertemuan BI, Indeks Syariah Memerah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 21 Agustus 2019 16:59
Tunggu Hasil Pertemuan BI, Indeks Syariah Memerah
Tapi, rupiah justru menguat.

Dream - Bursa saham Indonesia hari ini, Rabu, 21 Agustus 2019, tak sanggup melawan aksi beli pelaku pasar. Meski bergerak menguat di awal sesi pembukaan, tiga indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) berguguran di sesi penutupan.

Pelaku pasar sepertinya memilih wait and see jelang pengumuman suku bunga baru yang akan dikeluarkan otoritas moneter Indonesia, Bank Indonesia (BI). Pergerak bursa juga terasa berat karena tekanan bearish dari pola pergerakan indeks.

 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup sesi perdagangan tengah pekan ini dengan melorot 0,917 poin (0,49%) ke level 187,875. ISSI bergerak fluktuatif setelah memerah di 188,659 di sesi prapembukaan.

Saat bel tanda perdagangan dibunyikan, ISSI mulai bergerak naik meski masih berada di zona merah. ISSI dibuka di level 188,675 namun dengan tren menanjak. ISSI akhirnya menembus zona positif namun hanya bisa bertahan sekitar 1 jam 15 menit.

ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 189,317 dengan level terendah 187,662.

Tekanan lebih hebat dialami saham keping biru syariah. Hanya bisa bergerak tipis di zona positif, Jakarta Islamic Index (JII) akhirnya takluk kepada aksi jual investor. Indeks JII terpangkas 6,906 poin (1,01%) ke level 673,752.

Koreksi lumayan tajam juga dialami Indeks JII70 turun 1,686 poin (0,73%) ke level 230,158.

Aksi wait and see pelaku pasar membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 42,771 poin (0,68%) ke level 6.252,967.

1 dari 5 halaman

Siapa Pencetak Top Gainer?

Investor wait and see dan enggan membeli saham. Investor malah melepas sahamnya di sektor industri dasar, barang konsumsi, dan manufaktur. Indeks industri dasar merosot 1,06 persen, barang konsumsi 1,00 persen, dan manufaktur 0,99 persen.

Hanya tiga indeks sektoral yang menguat, yaitu pertanian 0,25 persen, perdagangan 0,21 persen, dan properti 0,04 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah MTPS yang harga sahamnya meningkat Rp155, SHID Rp130, MDKA Rp125, GOOD Rp120, dan MIKA Rp120.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah INTP yang harganya melemah Rp775, ITMG Rp525, UNTR Rp525, UNVR Rp300, dan SMGR Rp250.

Pada pukul 16.09, nilai tukar rupiah terhadap malah menguat 15 poin (0,10%) ke level Rp14.252 per dolar AS.(Sah)

2 dari 5 halaman

IHSG `Jumpalitan`, Indeks Syariah Malah Anteng di Zona Hijau

Dream - Indeks syariah kembali bergerak menguat pada penutupan perdagangan Selas,a 20 Agustus 2019. Laju positif indeks syariah sepanjang sesi bertolak belakang dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru bolak-balik zona merah namun berhasil ditutup menguat.

Relatif minimnya sentimen negatif dari dalam dan luar negeri mendorong pelaku pasar melakukan aksi spekulatif. Tekanan muncul dari saham sektor keuangan yang kali ini mengalami koreksi seiring pemodal asing yang mengurangi porsi belinya.

Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,57 persen ke level 188,792. ISSI yang dibuka menguat di level 188,399 di sesi pembukaan sempat bertengger di level tertingginya, 188,846.

Laju positif juga dicetak indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Menguat sepanjangs esi perdagangan, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini menanjak 5,065 poin (0,75%) ke level 680,658.

Sementara Indeks JII70 menanjak 1,740 poin (0,756%) ke level 231,844.

IHSG hari ini tak bisa berbuat banyak menghadapi tekanan jual utamanya dari pemodal asing IHSG terpeleset 0,977 poin (0,02%) ke level 6.295,738.

3 dari 5 halaman

Siapa Top Gainer dan Top Loser?

Investor melakukan aksi selektif pada beberapa sektor saham. Pemodal banyak brburu saham di sektor infrastruktur, barang konsumsi, manufaktur, dan properti. Keempat indeks sektor ini masing-masing naik 1,07 persen, 0,77 persen, 0,42 persen, dan 0,02 persen.

Sebaliknya, indeks sektor yang melemah terjadi di sektor pertanian, keuangan, dan perdagangan. Ketiga indeks ini terkoreksi masing-masing sebesar 1,31 persen, 0,71 persen, dan 0,21 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp675, ICBP Rp375, TPIA Rp350, DIGI Rp315, dan MDKA Rp225.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah FISH yang harga sahamnya melorot Rp390, PDES Rp330, AALI Rp250, ISAT Rp230, dan SHID Rp220.(Sah)

4 dari 5 halaman

Tekanan Regional Mereda, Indeks Syariah Kompak Menguat

Dream - Indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai awal pekan dengan sedikit bertenaga. Ditutup menguat, tiga indeks acuan saham syariah di pasar modal Tanah Air melaju positif sepanjang perdagangan. 

Meredanya sentimen negatif dari dalam dan luar negeri membuat investor cukup percaya diri terjun ke lantai bursa. 

Mengutip data perdagangan BEI, Senin, 19 Agustus 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,487 poin (0,26%) ke level 187,729. ISSI menguat seharian setelah dibuka di level 188,200 di sesi prapembukaan.

ISSI kembali menanjak ke level 188,213 saat sesi prapembukaan. Aksi beli terus terjaga hingga setengah jam jelang penutupan sesi pertama. ISSI menutup sesi pagi di level 187,707. 

Memulai sesi kedua, pelaku pasar mulai mengurangi aksi beli saham. Hal itu berimbas pada laju ISSI yang sedikit terkoreksi namun tetap berada di zona positif. Hingga sesi perdagangan berakhir, ISSI tetap berada di teritori hijau. 

Laju positif sepanjang sesi perdagangan juga dicetak Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang menanjak 2,946 poin (0,44%) ke level 675,593. Sementara Indeks JII70 naik 1,192 poin (0,52%) ke level 230,104.

Meski hanya naik tipis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut menguat 10,058 poin (0,16%) ke level 6.296,715.

5 dari 5 halaman

Rupiah Menguat

Indeks sektor industri dasar memimpin laju penguatan usai naik 1,32 persen. Disusul sektor  infrastruktur 0,83 persen, properti 0,62 persen, keuangan 0,16 persen, dan manufaktur 0,15 persen.

Namun tekanan melanda indeks sektor pertanian yang terkoreksi 1,32 persen, industri aneka 1,15 persen, pertambangan 0,56 persen, perdagangan 0,34 persen, dan barang konsumsi 0,08 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah INTP yang harga sahamnya naik Rp525, FIRE Rp470, SMGR Rp350, TCPI 350, dan UNTR Rp200.

Sebaliknya, harga BYAN melorot Rp500, TCID Rp500, UNVR Rp475, MAPA Rp325, AALI Rp300.

Pada pukul 16.19, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat. Kurs dolar AS melemah 16 poin (0,11%) ke level Rp14.224 per dolar AS.

Riset KGI Sekuritas mengungkapkan, IHSG kemungkinan ditransaksikan menguat atau rally ke level 6.400 pada hari ini.

" Koreksi akibat tekanan pasar regional mereda sehingga kaum banteng dapat menutup IHSG di atas level 6.200 secara mingguan pada Jumat (16/8)," tutur Analis KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko dalam risetnya. (Sah)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham