Microsoft PHK 1.800 Karyawan

Reporter : Editor Dream.co.id
Rabu, 13 Juli 2022 19:36
Microsoft PHK 1.800 Karyawan
"Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi prioritas bisnis kami secara teratur, dan membuat penyesuaian struktural yang sesuai," kata Microsoft.

Dream - Pelambatan ekonomi akibat krisis global tidak hanya berimbas pada startup, raksasa teknologi sekelas Microsoft pun harus melakukan pemutusan hubungan kerja.

Rasionalisasi ini dilaporkan berimbas pada satu persen dari 180.000 karyawan Microsoft di seluruh kantor dan divisi produknya, atau sekitar 1800 pegawai.

" Hari ini kami melakukan sedikit penghapusan. Seperti semua perusahaan, kami mengevaluasi prioritas bisnis kami secara teratur, dan membuat penyesuaian struktural yang sesuai," kata Microsoft dikutip dari Business Standard, Rabu 13 Juli 2022.

" Kami akan terus berinvestasi dalam bisnis kami dan meningkatkan jumlah karyawan secara keseluruhan di tahun mendatang."

1 dari 4 halaman

Microsoft© Shutterstock.com

Dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft biasanya mengumumkan PHK tak lama setelah liburan 4 Juli di AS karena membuat perubahan untuk periode fiskal baru.

Perusahaan mengatakan, PHK tidak didorong oleh gambaran ekonomi yang memburuk, tetapi pada bulan Mei juga memperlambat perekrutan di kelompok Windows dan Office.

2 dari 4 halaman

Dream - Seorang remaja berusia 16 tahun dituduh menjadi pemimpin grup hacker Lapsus$, yang belum lama ini membobol Microsoft dan sejumlah raksasa teknologi dunia. Remaja ini diperkirakan telah meraup kekayaan sebanyak US$14 juta atau sekitar Rp200 miliar dari peretasan.

Melansir dari BBC, 25 Maret 2022, kepolisian London telah memeriksa 7 orang remaja yang berkaitan dengan kelompok itu. Namun mereka tidak menjelaskan remaja mana yang menjadi pemimpin grup itu.

Dengan nama samaran White dan Breachbase, remaja yang dilaporkan autis itu, disebut sebagai dalang utama kelompok tersebut. Lapsus$ tergolong grup hacker baru, tapi mereka sukses menjebol sistem perusahaan raksasa seperti Microsoft, kemudian memamerkannya di dunia maya sehingga mereka jadi terkenal.

3 dari 4 halaman

Remaja yang diduga memimpin grup itu diketahui menempuh pendidikan khusus di Oxford. Orang tuanya sebenarnya sudah berusaha menjauhkan dia dari komputer setelah mengetahui apa yang dia perbuat.

" 7 orang berusia antara 16 sampai 21 tahun telah ditangkap terkait dengan investigasi kelompok hacker. Mereka semua sudah dibebaskan dan masih diinvestigasi," kata kepolisian London.

Ayah remaja itu mengakui anaknya sangat pintar.

" Dia tak pernah bicara soal peretasan, namun dia sangat pintar soal komputer dan banyak menghabiskan waktu di depan komputer. Saya pikir, dia sedang main game," jelas sang ayah.

4 dari 4 halaman

Para pakar sekuriti telah mencoba melacak hacker remaja ini selama hampir setahun, dan kemudian menghubungkannya dengan beberapa peretasan tingkat tinggi.

Identitas White diungkap peretas lain yang mengunggah biografi karier peretasannya. Namanya, alamatnya, dan fotonya sempat terpampang.

" Setelah beberapa tahun, kekayaannya terakumulasi sekitar US$ 14 juta. Dia berafiliasi dengan kelompok hacker ransomware yang disebut Lapsus$, di mana mereka telah menyerang beberapa organisasi," tulis biografinya.

Beri Komentar