96 Persen Penerimaan Ditjen Bea Cukai Berasal dari Rokok

Reporter : Ramdania
Rabu, 13 Januari 2016 15:46
96 Persen Penerimaan Ditjen Bea Cukai Berasal dari Rokok
Data tersebut menandakan banyaknya rokok legal yang masih dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Dream - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) membukukan pungutan atas bea masuk, bea keluar, dan cukai sebagai penyumbang penerimaan negara sebesar Rp180,4 triliun atau 92,5 persen dari total target dalam APBN-P 2015.

Dampak perlambatan ekonomi terasa juga pada penerimaan direktorat ini. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, penerimaan Ditjen Bea Cukai melebihi target yang ditetapkan dalam APBN.

Menurut Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi, perlambatan ekonomi global membawa pengaruh besar atas penurunan di bea masuk dan bea keluar. Untuk memperlambat laju penurunan, DJBC juga melakukan upaya seperti kegiatan intensifikasi pembeaan, berupa Nota Pembetulan (Notul), Penelitian Ulang (Penul), dan audit.

Berdasarkan data Ditjen Bea Cukai, Rabu, 13 Januari 2015, secara rinci penerimaan itu, bea masuk sebesar Rp 31,9 triliun, bea keluar sebesar Rp3,9 triliun, dan cukai sebesar Rp 144,6 triliun.

Sementara itu, penerimaan cukai mengalami peningkatan yang signifikan yaitu naik sebesar 22,2 persen dibanding tahun 2014. Tapi dari total penerimaan cukai itu, 96 persen disumbangkan cukai rokok atau sebesar Rp 139,5 triliun.

Menurut Heru, keberhasilan peningkatan penerimaan cukai salah satunya disebabkan extra effort DJBC, dalam bentuk peningkatan pengawasan rokok dan minuman keras ilegal.

“ Penindakan rokok ilegal berkorelasi positif dan signifikan terhadap peningkatan penerimaan cukai. Extra effort juga berupa joint operation antara Bea Cukai dan DJP, di mana sepanjang 2015 telah dilakukan joint audit sebanyak 15 kali,” jelas Heru.

Selain itu, kebijakan pemerintah untuk melunasi kredit cukai rokok tidak melewati tahun berjalan, berdasarkan PMK Nomor 20/PMK.04/2015 dan terbitnya kebijakan kenaikan tarif cukai rokok tahun 2016 di bulan November, mendorong peningkatan pemesanan pita cukai sebesar 26,7%.(Ism)

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary