3 Penyebab Asuransi Syariah RI Berjalan Pelan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 8 Maret 2018 07:30
3 Penyebab Asuransi Syariah RI Berjalan Pelan
Potensi asuransi syariah besar, tapi penetrasi pasarnya kecil.

Dream – Potensi pasar asuransi syariah di Tanah Air masih cukup besar. Survei terbaru dari Prudential menemukan hampir 40 respoden menyatakan berniat untuk memiliki asuransi syariah.

Sebagai negara populasi muslim terbesa di dunia, ceruk bisnis asuransi syariah memang sangat besar. Sayangnya, penetrasi pasarnya masih relatif kecil.

Mengapa?

Pakar ekonomi syariah, Syakir Sula, membeberkan alasan tiga penyebab asuransi syariah di Indonesia masih segitu-gitu aja.

Kenapa pertumbuhan asuransi syariah itu tidak cepat? Modalnya kecil,” kata Syakir di Jakarta, ditulis Kamis 8 Maret 2018.

Menurut Syakir, perusahaan asuransi syariah yang hanya bermodal Rp20 miliar-Rp50 miliar, akan kesulitan berkembang. Mereka akan kesulitan untuk membuka cabang.

“ Kalau modalnya kecil, kita tidak bisa apa-apa,” kata Syakir.

Masalah kedua adalah belum adanya dukungan signifikan dari pemerintah. Pertumbuhan asuransi syariah di Malaysia lebih pesat daripada Indonesia karena pemerintahnya memberikan support yang begitu besar.

“ Di sana, semua dana pemerintah wajib masuk syariah,” kata dia.

Terakhir, kata Syakir, industri asuransi syariah masih menghadapi persoalan Sumber Daya Manusia (SDM). Hingga kini, Syakir menillai asuransi syariah masih kekurangan tenaga professional.

“ Mengapa Prudential Syariah besar? Karena SDM-nya besar. Ada agen professional khusus syariah,” kata dia.

(Sah)

 

Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim