Pandemi Covid-19 Pangkas 8 Persen Pengeluaran Muslim Dunia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 19 November 2020 15:13
Pandemi Covid-19 Pangkas 8 Persen Pengeluaran Muslim Dunia
Sektor mana yang paling terdampak pandemi Covid-19?

Dream – Pandemi Covid-19 menyulut reaksi berantai disrupsi ekonomik global dalam satu tahun ini. Bisnis, investor, pemerintahan, dan ekonomi syariah siap-siap terjerat krisis keuangan.

Dikutip dari The State of Global Islamic Indicator Report 2020/2021, Kamis 19 November 2020, warga Muslim diperkirakan akan membelanjakan US$2,02 triliun (Rp28.559,97 triliun) pada 2019. Warga Muslim mengeluarkan uang-uang ini untuk sektor halal, seperti makanan, farmasi, kosmetik, fesyen, dan wisata.

Angka pengeluaran tersebut naik 3,2 persen year on year jika dibandingkan dengan 2018. Di samping itu, aset keuangan syariah diprediksi mencapai US$2,88 triliun (Rp40.719,17 triliun) pada 2019.

Rinciannya, makanan halal US$1,17 triliun (Rp16.542,16 triliun), fesyen modest US$277 miliar (Rp3.916,39 triliun), media dan rekreasi US$222 miliar (Rp3.138,76 triliun), kosmetika US$66 miliar (Rp993,14 triliun), farmasi US$94 miliar (Rp1.329,03 triliun), dan wisata halal US$194 miliar (Rp2.742,89 triliun).

Namun, serangan virus corona diprediksi bisa memangkas penurunan pengeluaran warga Muslim dunia di sektor ekonomi syariah. Diperkirakan pengeluarannya akan merosot 8 persen.

Pandemi Covid-19 memukul sektor pariwisata halal. Sektor ini tergerus 70 persen akibat serangan Covid-19 dan diikuti oleh farmasi halal 6,9 persen serta media dan rekreasi 3,7 persen. Sektor makanan halal paling sedikit terdampak Covid-19, yaitu hanya turun 0,2 persen pada 2019.

Kabar baiknya, seluruh sektor ekonomi syariah, kecuali wisata halal, diprediksi akan membaik pada 2021. Pengeluaran warga Muslim pada 2024 diperkirakan akan mencapai US$2,4 triliun (Rp33.932,64 triliun) pada 2024.

1 dari 2 halaman

4 Bisnis yang Bisa Jadi Andalan Industri Halal Indonesia

Dream - Bank Indonesia meyakini ada empat sektor bisnis yang bisa berpotensi menjadi sumber pengembangan industri halal nasional. Keempat sektor tersebut adalah sektor pertanian (integrated farming), industri makanan dan fesyen, energi terbarukan (renewable energy), dan pariwisata halal (halal tourism).

 

© Dream

 

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng dalam sambutan pembukaan FESyar (Festival Ekonomi Syariah) Regional Sumatera di Padang, Sumatera Barat, secara virtual, Senin, 14 September 2020 mengatakan pengembangan sektor potensial tersebut dilakukan melalui pendekatan rantai nilai halal (halal value chain) yaitu pemberdayaan dan pengembangan ekonomi syariah secara komprehensif.

" Termasuk di dalamnya memperkuat digitalisasi UMKM Syariah (on boarding UMKM) untuk memperluas akses pasar dan pembuatan kanal pembayaran digital melalui QRIS atau QR Indonesian Standard," ujar Sugeng.

 

2 dari 2 halaman

Kebutuhan Produk Halal Higienis

Untuk diketahui, FESyar Regional Sumatera merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Virtual 2020 yang dibuka pada awal Agustus 2020 lalu oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, menambahkan ekonomi dan keuangan syariah merupakan salah satu solusi di masa pandemi Covid-19, karena adanya kebutuhan akan produk halal yang higienis. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat sendiri sudah mengeluarkan beberapa ketentuan untuk mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah terutama untuk mendukung pengembangan kuliner dan wisata halal.

FESyar Regional Sumatera 2020 yang mengangkat tema “ Penguatan Konektivitas Ekonomi Syariah sebagai Pendorong Ekonomi Regional” dijadwalkan berlangsung selama tujuh (14 – 20 September 2020) secara virtual. Tema itu diambil karena Sumatera yang berbatasan dengan berbagai negara, seperti Singapura dan Malaysia, sehingga diharapkan dapat terjadi hubungan perekonomian yang lebih erat.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar