Penguatan Harga Minyak Picu Kenaikan Tarif Listrik Bulan Mei

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 2 Mei 2016 11:33
Penguatan Harga Minyak Picu Kenaikan Tarif Listrik Bulan Mei
Tapi, kenaikan tarif listrik tidak melebihi Rp10 per kWh.

Dream - Penguatan harga minyak dunia memicu kenaikan tarif listrik bulan ini. Untungnya, dampak penguatan harga minyak bisa diredam dengan penguatan rupiah sehingga kenaikan tarif listrik tidak begitu signifikan.

" Penguatan rupiah ini mampu menahan laju kenaikan tarif listrik sebagai dampak kenaikan harga minyak bumi," kata Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, di Jakarta, dikutip dalam keterangannya, Senin 2 Mei 2016.

Benny mengatakan, kenaikan tarif listrik ini dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia. Harga minyak Indonesia Crude Price (ICP) pada Maret 2016 naik US$5,27 per barel dari US$28,92 per barel pada Februari.

Lalu, inflasi pada bulan Maret 2016 naik 0,28 persen dari Februari 2016 yang mengalami deflasi 0,09 persen menjadi inflasi 0,19 persen pada Maret 2016.

Namun, laju kenaikan harga minyak dan inflasi ini mampu ditahan oleh penguatan rupiah. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Maret 2016 menguat sebesar Rp3,22 dari Rp13.899 per dolar AS pada Februari 2016 menjadi Rp13.194 per dolar AS pada Maret 2016.

Menurut data PLN, kenaikan tarif listrik ini terjadi di tiga kelompok tegangan, yaitu kelompok tegangan rendah (TR), tegangan menengah (TM), dan tegangan tinggi (TT).

" Tarif listrik pada Mei 2016 naik Rp10 per KWh dari sebelumnya Rp1.343 per kWh pada April 2016 menjadi Rp1.353 per kWh," kata dia.

 Kelompok TR yang dimaksud adalah kelompok R-1 sebesar 1.300 VA, R-1 2.200 VA, R-2 3.500-5.000 VA, R-3 6.600 VA ke atas, B-2 6.600-200 kVA, P-1 6.600-200 kVA, dan P3.

Tarif listrik pada Mei 2016 untuk kelompok TM naik Rp8 per kWh dari April 2016 sebesar Rp1.033 per kWh menjadi Rp1.041 per kWh. Tarif listrik golongan TM ini berlaku untuk kelompok B-3 di atas 200 kVA, I-3 di atas 200 kVA, dan P-2 di atas 200 kVA.

Lalu, tarif listrik pada Mei 2016 di TT naik Rp7 per kWh dari sebelumnya pada April 2016 sebesar Rp925 per kWh menjadi Rp932 per kWh. Tarif TT ini berlaku untuk golongan I-4 30 MVA ke atas.

Tarif listrik pada Mei 2016 di tegangan tinggi (TT) naik 7 Rp/kWh, dari sebelumnya (April 2016) sebesar 925 Rp/kWh menjadi (Maret 2016) sebesar 932 Rp/kWh. (Ism)

 


 

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone