Tsunami Selat Sunda, Penyaluran BBM Dipastikan Aman

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 23 Desember 2018 10:30
Tsunami Selat Sunda, Penyaluran BBM Dipastikan Aman
Pertamina akan menyiapkan dan menggunakan jalur alternatif yang ada.

Dream - PT Pertamina (Persero) memastikan fasilitas dan penyaluran BBM dan LPG aman setelah terjadinya tsunami di Selat Sunda. Hal ini dikatakan oleh Region Manager Communication&CSR Sumbagsel Pertamina, Rifky Rakhman Yusuf.

Rifky mengatakan ada dua fasilitas Pertamina di Lampung, yaitu Terminal BBM dan Depot LPG di Panjang, Lampung.

“ Berdasarkan laporan awal dari tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di Lampung, kondisi dan situasi di TBBM dan Depot LPG Panjang dalam keadaan aman pasca terjadinya erupsi Krakatau dan pasang surut air laut yang menyusul. Namun, kami terus melakukan pengecekan dan pengawasan berkala kondisi terbaru,” kata dia dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Minggu 23 Desember 2018.

Rifky mengatakan penyaluran BBM dan LPG bagi masyarakat dipastikan juga tidak akan terganggu dan tetap berjalan seperti biasanya. Jika memang ada wilayah dan jalur yang terdampak, Pertamina akan menyiapkan dan menggunakan jalur alternatif yang ada.

“ Pagi ini penyaluran BBM dan LPG dari TBBM dan Depot LPG Panjang dilakukan seperti biasanya, tidak ada penyesuaian. Karenanya kami harapkan masyarakat tidak perlu khawatir," kata dia.

1 dari 2 halaman

SPBU Dalam Kondisi Aman

Sekadar informasi, ada empat SPBU yang berlokasi di daerah yang berpotensi terdampak erupsi Krakatau dan pasang surut yang terjadi. Saat ini, SPBU tersebut dalam kondisi aman dan tidak rusak. Tangki juga dicek dan ditemukan tak ada BBM yang bercampur dengan air.

Khusus LPG, seluruh agen dan pangkalan di jalur distribusi juga terus dilakukan pengecekan hingga pagi ini. Laporan sementara mengatakan tidak ada agen dan pangkalan yang terdampak sehingga penyaluran LPG diupayakan tetap beroperasi dengan normal.

“ Apabila ada informasi yang dibutuhkan terkait layanan BBM dan LPG, masyarakat juga bisa langsung menghubungi Contact Pertamina di 1 500 000,” kata Rifky.

2 dari 2 halaman

Pasca Tsunami, Layanan Penyebarangan Merak-Bakauheni Normal

Dream - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan bahwa kondisi operasional Pelabuhan Merak dan Bakauheni tetap berjalan normal pascatsunami yang terjadi dan menerjang beberapa wilayah pantai di Selat Sunda, diantaranya di pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan pada Sabtu, 22 Desember 2018. Hal ini diungkapkan oleh Corporate Communication PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Aini.

" Hingga Minggu, 23 Desember 2018, pagi ini, layanan penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni masih tetap aman," kata Imelda di Jakarta.

BUMN ini terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kondisi cuaca serta pengoperasian kapal berjalan lancar dan aman selama pelayaran.

Saat ini, di lintasan Merak-Bakauheni, ada 31 dari total 59 kapal yang ada. Enam di antaranya adalah milik ASDP. Keenam kapal ASDP yang beroperasi yaitu KMP Jatra 1, KMP Portlink, KMP Portlink III, KMP Portlink V, KMP Sebuku, dan KMP Batumandi.

" ASDP tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar tetap waspada selama dalam perjalanan terkait kondisi cuaca yang ekstrem, dan disarankan untuk menyeberang pada siang hari," kata Imelda.

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup