Perempuan Saudi Habiskan Rp 42 Miliar Bikin SIM

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 6 Desember 2017 19:40
Perempuan Saudi Habiskan Rp 42 Miliar Bikin SIM
Biya membuat satu SIM di tiga negara yaitu Rp5,5 juta.

Dream - Izin mengendarai mobil yang baru dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi direspon cepat para perempuan. Meski baru mulai berlaku tahun depan, Saudi sudah mendapat pemasukan 11,6 juta riyal setara Rp41,88 miliar dari pendaftaran permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) di tiga negara.

Mengutip Saudi Al-Watan, via Arab News, para perempuan Saudi mencari SIM di Uni Emirate Arab, Bahrain, dan Yordania. Dengan total Rp41,88 miliar, artinya biaya pembuatan satu SIM yang harus ditebus perempuan Saudi yaitu SR1.540, atau Rp5,5 juta.

Para perempuan yang ingin memperoleh SIM diharuskan mengikuti kursus menyetir selama 22 jam dan juga lulus tes wajib.

Dari dalam negeri Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud (IMSIU), Riyadh, menggelar forum pertama untuk para perempuan pengemudi mobil. Forum pertama itu diikuti oleh anggota Shoura Council dan membahas pentingnya mengemudi bagi perempuan.

Selain berisi pembekalan, universitas itu juga mendidik siswa perempuan untuk mengemudi.

" Kesepakatan telah ditandatangani antara universitas dan Menteri Perhubungan, dan Dirjen Lalu Lintas untuk spesialis teknik dan keselamatan," kata Juru bicara IMSIU Ahmed Al-Rakban.

Keputusan memperbolehkan perempuan mengemudi di Arab Saudi akan mulai berlaku pada Juni 2018.

Untuk mendapatkan surat izin mengemudi di Arab Saudi, berikut beberapa diantara persyaratannya,

- Berusia minimal 18 tahun dengan SIM swasta dan 20 tahun untuk SIM umum.

- Tidak memiliki riwayat pengguna narkoba

- Sehat jasmani

- Lulus tes mengemudi

- Membayar biaya yang ditentukan

- Punya izin tinggal resmi di Arab Saudi (untuk perempuan non-Arab Saudi)

(Sah)

 

Beri Komentar