Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Majalah Time (Foto: Shutterstocks)
Dream - Majalah internasional Time kembali menggelar anugerah Person of The Year. Ada sepuluh kandidat penerima penghargaan bergengsi tersebut.
Time tidak menggunakan parameter baik atau buruk seseorang atau kelompok warga untuk memberikan penghargaan ini. Mereka yang masuk dalam daftar merupakan orang yang selama setahun terakhir memberi dampak bagi kehidupan dunia.
Di tahun ini, nama pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un; Presiden Amerika Serikat, Donald Trump; dan Putera Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman; masuk ke dalam daftar calon pemenang.
Berikut 10 nama calon pemenang Time Person of The Year 2017,
1. Jeff Bezoss

Direktur Utama Amazon menjadi orang terkaya di dunia tahun ini. Kerajaan bisnisnya memiliki kesempatan untuk berekspansi secara global.
2. The Dreamers

The Dreamers merupakan sebutan bagi ratusan orang imigran tanpa dokumen yang dibawa orang tuanya ke Amerika Serikat. Mereka menghadapi masa depan yang tak pasti setelah Trump akan mengakhiri kebijakan Deferred Action for Chilhood Arrivals yang dibuat di masa Barack Obama.
3. Patty Jenkins

Sutradara Wonder Woman meraih mencatat rekor penjualan tiket film yang fantastis. Film itu mampu menembus lebih dari US$ 100 juta, setara Rp1,3 triliun, pada pekan pertama peluncurannya.
4. Kim Jong Un

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memperbarui ancaman perang nuklir dengan Amerika Serikat. Kim mengancam akan meluncurkan rudal balistik antarbenua dan mengejek Trump.
5. Colin Kaepernick

Mantan gelandang tim rugbi San Francisco 49ers tidak dapat mendapat pekerjaan pada musim ini karena memimpin aksi melawan rasisme dan kebutralan polisi dengan berlutut saat lagu kebangsaan Amerika Serikat digaungkan.
6. The #MeToo Movement

Gerakan #MeToo Movement bertujuan untuk mendampingi para korban kekerasan seksual yang marak di Amerika Serikat. Gerakan ini awalnya muncul untuk merespon tindakan produser film Hollywood Harvey Weinstein dan puluhan pekerja laki-laki di Hollywood, media, bisnis, hingga dunia politik.
7. Robert Mueller

Ditunjuk sebagai pengganti Direktur FBI James Comey, Muller langsung bekerja. Dia menginvestigasi empat orang suruhan Rusia di dalam tim kampanye Trump untuk mempengaruhi hasil pemilihan Presiden AS 2016.
8. Mohammad bin Salman

Putra mahkota berusia 32 tahun, baru-baru ini melakukan tindakan keras terhadap pengusaha dan anggota keluarga kerajaan yang dituduh melakukan korupsi.
9. Donald Trump

Usai terpilih, Trump membongkar kebijakan yang dibuat Pemerintahan Obama. Mulai dari perawatan kesehatan hingga kebijakan imigrasi, peraturan lingkungan hingga reformasi perpajakan, sambil terus memicu permusuhan.
10. Xi Jinping

Presiden China dari Partai Komunis ini memiliki status yang kuat terhadap pemimpin negara paling berkuasa dalam beberapa dasawarsa terakhir.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?