Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sukuk Yang Dirilis Perusahaan Afrika Berbasis Di Nigeria, Mengalami Kelebihan Penawaran.
Dream – Sebuah perusahaan Afrika, Africa Finance Corporation (AFC) merilis sukuk perdana senilai US$150 juta (Rp1,99 trilun—dibulatkan menjadi Rp2 triliun). Sukuk yang bertenor tiga tahun ini pun kebanjiran peminat.
Dilansir dari Salaam Gateway, Kamis 26 Januari 2017, sukuk yang bertenor 3 tahun ini dirilis dalam valuta asing (valas) berbentuk dolar AS. Dari hasil penawaran, AFC mendapatkan kelebihan permintaan hingga US$230 juta (Rp3,06 triliun), padahal harapan dana yang dihimpun itu sebesar US$100 juta (Rp1,33 triliun).
Sayangnya, tidak disebutkan berapa persen bagi hasil yang ditawarkan oleh sukuk korporasi ini. Begitu pun dengan tujuan pasti penerbitan sukuk.
“Sukuk ini mencerminkan batu loncatan bagi aktivitas keuangan kami untuk membangun hubungan baru,” kata Chief Executive Officer AFC, Andrew Ali, dalam pernyataannya.
Analis mengatakan penerbit surat utang di Afrika menyukai sukuk daripada obligasi. Alasannya, biaya sukuk lebih murah daripada obligasi, terutama ketika bunga di pasar sedang tinggi.
Sekadar informasi, AFC ini dibangun oleh pemerintah negara Afrika dan sektor privat pada tahun 2007. Tujuannya untuk memobilisasi investasi terhadap sektor infrastruktur di seluruh Afrika. Perusahaan berbasis di Nigeria ini telah menanamkan modal lebih dari US$4 miliar (Rp53,21 triliun) di 26 negara.
Sukuk yang diterbitkan oleh perusahaan ini menggunakan skema murabahah dan mendapatkan rating AAA. AFC pun menunjuk Emirates NBD Capital, MUFG, dan Rand Merchant Bank sebagai penjamin emisi utama (bookrunner) sukuk tersebut.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?