Menteri Erick Thohir: `Kita Harus Siap Rugi`

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 20 Maret 2020 16:35
Menteri Erick Thohir: `Kita Harus Siap Rugi`
Pandemi virus corona makin menekan laju rupiah.

Dream – Menteri BUMN, Erick Thohir, tak memungkiri kondisi perekonomian di tengah wabah corona saat ini akan memberatkan kinerja perusahaan pelat merah. Terlebih nilai mata uang rupiah terhadap dollar AS yang semakin tertekan.

Erick mengatakan perusahaan pelat merah harus siap-siap jika kinerja keuangan mereka mencatatkan rugi untuk tahun ini.

“ Hari ini saya buat statement, harus siap rugi hari ini. Bukan rugi-rugian, tapi melihat kondisi dunia yang terus seperti ini,” kata dia dalam live streaming press conferecen di Jakarta, Jumat 20 Maret 2020.

Erick memastikan kementeriannya telah melakukan stress test kepada BUMN-BUMN yang kemungkinan terdampak wabah virus corona.

Salah satu kemungkinan yang akan dihadapi adalah pencapaian dividen BUMN yang kemungkinan tak sesuai target. Namun Erick berharap target divideo yang diberikan BUMN tetap tak berubah dari target semula. 

“ Kami berharap dividen tetap. Tapi, bukan nggak mungkin nggak tetap. Tahun ini sangat berat. Ini keadaan yang dihadapi,” kata Erick.

Meski bakal menghadapi tantangan cukup berat, Erick optimistis akan ada jalan keluar dari efek yang ditimbulkan dengan munculnya wabah corona di Indonesia. 

 

“ Insya Allah ada jalan. Saya yakin Indonesia ini negara besar, pasti recover dalam beberapa bulan ke depan,” kata dia.(Sah)

1 dari 4 halaman

Bersihkan Stasiun Gambir, Erick Thohir Ajak Publik Bersatu Lawan Virus Corona

Dream - Menteri BUMN Erick Thohir mengajak masyarakat untuk bahu membahu menghadapi wabah virus corona baru, Covid-19, yang sudah muncul Indonesia. Imbauan itu disampaikan Erick saat meninjau Stasiun Gambir, Jakarta untuk melihat langkah antisipasi yang dibuat PT Kereta Api Indonesia.

 

Program ini merupakan sinergi antara Kementerian BUMN dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Polri. Hadir di Stasiun Gambir di antaranya Kepala BNPB, Doni Monardo, Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro, serta perwakilan TNI dan Polri.

" Kerja sama dan gotong royong adalah karakteristik bangsa Indonesia. Untuk menghadapi COVID-19 ini kita harus bersatu dan gotong royong," kata Erick di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis 12 Maret 2020.

Dia mengharapkan sinergi antar instansi ini dapat membangun rasa optimisme masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mencegah dan memberantas penyebaran virus corona. Penyebaran virus ini dikhawatirkan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan ekonomi negara.

Stasiun Gambir yang berada disamping Monumen Nasional dipilih sebagai lokasi bersih-bersih karena di tempat ini arus hilir mudik masyarakat wilayah di Pulau Jawa banyak terjadi.

Erick mengharapkan program bersih-bersih ini bisa menyebarkan pesan agar upaya perlawanan terhadap virus corona bisa dilakukan berbagai lapisan masyarakat di berbagai kota.

" Kami memastikan pemerintah bersama-sama dengan berbagai komponen senantiasa menjaga keamanan masyarakat Indonesia dari wabah Covid-19. Dengan bersatu, kita pasti bisa melawan Covid-19," kata dia.(Sah)

2 dari 4 halaman

Dream - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan sementara proyek kereta cepat selama dua minggu. Penghentian proyek ini didukung dan dihormati oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. 

“ Kami, Kementerian BUMN menghormati dan mendukung langkah Kementerian PUPR untuk menghentikan sementara proyek kereta cepat selama dua minggu yang terhitung mulai hari ini,” kata Erick di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Maret 2020. 

Dia telah meminta PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk mengevaluasi secara menyeluruh segala kekurangan manajerial proyek. Terutama, yang menyebabkan kerugian lingkungan dan sosial terhadap masyarakat. 

Dikatakan juga KCIC juga melaporkan mereka akan memperbaiki drainase dan manajemen lingkungan. 

“ Tentu segala perkembangan proyek akan kita sampaikan ke publik sebagai bentuk transparansi dan profesionalisme BUMN,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Disetop karena Banjir?

Sekadar informasi, proyek proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (high speed railway) dihentikan mulai hari ini.

“ Betul dihentikan untuk sementara waktu,” kata Plt. Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Danis Sumadilaga, dikutip dari Liputan6.com yang melansir Antara. 

Danis mengatakan, alasan penghentian sementara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini pada intinya berkaitan dengan sistem manajemen konstruksi.

Menurutnya, pelaksanaan manajemen konstruksi kurang memperhatikan hal-hal berkaitan dengan keamanan, keselamatan, kesehatan, lingkungan misalnya menghalangi akses jalan.

 

© Dream



" Kemudian tumpukan-tumpukan material yang mengganggu di pinggir-pinggir, drainase yang tertimbun serta tertutup sehingga menimbulkan banjir, dan juga manajemen keselamatan serta cara kerjanya. Pada intinya itu saja,” kata dia.

Terkait rencana Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang akan memanggil pihak-pihak terkait mengenai penghentian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Plt Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui hal tersebut.

" Saya belum tahu. Saya kira bagus, intinya untuk kebaikan bersama dan peningkatan, agar bisa berlanjut kembali namun dengan proses yang lebih baik," ujar Danis.

Untuk diketahui, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini menimbulkan genangan air pada Tol Jakarta - Cikampek yang menyebabkan kemacetan dan mengganggu kelancaran logistik.

4 dari 4 halaman

Tindakan Preventif

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China melakukan tindakan preventif terhadap kondisi cuaca ekstrem belakangan ini dengan mengidentifikasi risiko-risiko yang berkaitan dengan aspek lingkungan baik itu di proyek maupun di daerah sekitar sekaligus menetapkan langkah-langkah strategis sehingga pembangunan bisa tetap berlangsung dengan lancar.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan bahwa beberapa penanganan teknis telah dilakukan oleh Proyek KCJB ke sejumlah titik banjir.

 

© Dream



Di sisi lain, saat ini Proyek KCJB juga melakukan tindakan pemulihan terhadap kerusakan akses jalan di samping jalan tol Cikampek Km+4 sekitar exit tol Jatiwaringin yang sengaja dibangun untuk memudahkan akses warga.

Selain melakukan penanganan bencana, secara paralel ketiga kontraktor KCJB (Sinohydro, WIKA dan CREC) berinisiatif melakukan penyisiran dan penanggulangan ke sejumlah titik yang berpotensi menjadi penyebab banjir dan longsor, yakni dengan pemantauan pemantauan pada sejumlah pintu air sungai dan saluran air yang berada di sekitar lokasi proyek untuk memastikan berfungsi dengan normal.

Dia menuturkan proyek KCJB juga melakukan pemulihan pada akses warga yang rusak akibat banjir serta seluruh pengerjaan proyek KCJB senantiasa memperhatikan kaidah yang diperlukan.

(Sumber: Liputan6.com/Arthur Gideon)

Beri Komentar