Saham Tambang Berguguran, Indeks Bluechips Syariah Rontok

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 29 Mei 2015 16:26
Saham Tambang Berguguran, Indeks Bluechips Syariah Rontok
Pelaku pasar dilanda kepanikan ketika asing masih saja melakukan aksi jual saham.

Dream - Rontoknya harga saham emiten pertambangan menumbangkan indeks busa saham nasional. Penguatan yang sempat terjadi akhirnya sirna ditelan aksi jual investor.

Indeks saham bluechips syaria, Jakarta Islamic Index (JII), bahkan masuk salah satu indeks yang terjun bebas jelang libur akhir pekan ini.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 29 Mei 2015, indeks JII rontok 9,066 poin (1,28%) ke level 698,069.

Munculnya kembali aksi jual pemodal asing langsung memicu kepanikan pemodal lokal. Terbukti, 22 emiten unggulan syariah ditutup melemah dan hanya 5 emiten yang masih diburu pelaku pasar.

Di awal sesi, laju JII sebenarnya tak terlalu buruk. JII sempat melawan aksi jual dengan menembus zona hijau di level tertinggi 710,501.

Namun kepanikan investor menyeret JII terseret ke teritori negatif.

Transaksi jual beli saham jelang libur akhir pekan ini terbilang ramai. Tak kurang dari Rp 5,2 triliun mengguyur pasar modal syariah Indonesia dengan 17,97 miliar saham berpindahtangan.

Aksi jual investor juga melanda acuan saham syariah, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Indeks JII terkoreksi 1,204 poin (0,72%) ke level 167,066.

ISSI dipenuhi 102 emiten syariah yang melaju lemah. Beruntung masih ada 77 emiten yang bergerak menguat.

Koreksi tajam juga tak bisa dihindari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Terpangkas 21,022 poin (0,40%), IHSG jatuh ke level 5.216,379.

Lantai bursa sepanjang hari ini diguyur dana investor hingga Rp 10,05 triliun. Sayangnya, pasar modal domestik justru diserbu aksi jual investor asing dengan nett sell Rp 172 miliar.

Dari pasar keuangan, rupiah belum kunjung membaik. Menguat dolar AS terhadap mata uang asing memaksa rupiah bertahan di level 13.212 per dolar AS, naik tipis 11 poin (0,08%).

Beri Komentar