Sama Seperti Manusia, Keuangan Juga Punya Siklus Lho!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 13 Oktober 2017 06:28
Sama Seperti Manusia, Keuangan Juga Punya Siklus Lho!
Keuangan selalu mengikuti perkembangan manusia.

Dream - Sahabat Dream, manusia memiliki siklus kehidupan. Mereka tumbuh berkembang dari anak, remaja, dewasa, dan tua.

Kebutuhan finansial pun juga turut mengikuti pergerakan siklus kehidupan di dunia. Pada fase anak-anak, mereka masih bergantung sepenuhnya kepada orangtua dan badan sosial (jika orangtua sudah meninggal).

Produk keuangan syariah yang bisa digunakan untuk anak-anak di tingkat pendidikan TK-SMA, seperti tabungan syariah, tabungan pendidikan, dan asuransi kesehatan syariah.

Sementara bagi anak yang duduk di bangku kuliah, produk keuangan syariah yang dibutuhkan yaitu tabungan syariah, deposito syariah, asuransi pendidikan, dan asuransi kesehatan syariah.

 Ilustrasi Hijab© Shutterstock

Tabungan syariah yang cocok untuk fase ini adalah Tabungan BISA iB yang memiliki akad mudharabah. Tabungan yang memiliki setoran minimal Rp100 ribu ini gratis cek saldo, tarik tunai, dan transfer ke bank lain di ATM Prima, ATM Danamon, ATM Bersama, dan ALTO.

Tabungan ini juga menawarkan gratis biaya transfer ke bank lain melalui Danamon Online Banking dan counter teller serta bebas administrasi dan bagi hasil berjenjang.

Fase selanjutnya adalah masa lajang. Pada fase ini, kita mulai melepas rasa ketergantungan dari orang tua di bidang keuangan. Untuk itulah, perencanaan keuangan penting pada fase ini, misalnya untuk menikah dan membeli rumah.

Produk keuangan yang dibutuhkan pun juga bertambah banyak, seperti pembiayan syariah, KPR syariah, dan reksa dana syariah.

Pada fase lajang, orang bisa menggunakan KPR syariah yang ditawarkan Danamon Syariah, yaitu Pembiayaan Kepemilikan Rumah iB. KPR syariah ini menawarkan pembiayaan rumah tinggal, apartemen, atau vila dengan akad sewa beli atau ijarah muntahiya bit tamlik (IMBT).

Dengan produk keuangan Danamon Syariah ini, nasabah bisa membiayai pembelian rumah tinggal, baik baru maupun bekas serta bisa digunakan untuk pembiayaan baru atau take over.

Fase yang ketiga adalah pernikahan. Pada fase ini, pengeluaran seperti cicilan rumah dan mobil sudah diperlukan sehingga suami dan istri harus bekerja.

Kalau berencana meminjam uang, yang perlu diperhatikan adalah cicilan tak boleh lebih dari 30 persen penghasilan keluarga. Asuransi syariah dan dana pensiun syariah juga diperlukan untuk masa ini.

 Ilustrasi Hijab© Shutterstock

Di siklus pernikahan, produk keuangan syariah yang diperlukan bertambah banyak, seperti asuransi pendidikan anak, asuransi jiwa syariah, deposito syariah, dan dana pensiun syariah. Danamon Syariah menawarkan produk deposito syariah, ivestasi syariah yang menggunakan prinsip mudharabah.

Fase selanjutnya adalah masa tua awal. Pada fase ini, pada umumnya, perekonomian keluarga telah mapan. Meskipun demikian, kebutuhan finansial tidak berhenti sampai di situ. Kebutuhan dana pensiun dan asuransi kesehatan masih tinggi. Produk keuangan yang cocok untuk masa ini seperti dana pensiun syariah, tabungan syariah, dan reksa dan syariah.

Fase terakhir adalah masa pensiun. Pada masa ini, anak-anak mereka telah mandiri secara finansial dan orang-orang tinggal menikmati hasil investasi yang telah ditanam jauh-jauh hari. Pada usia ini, mereka juga tetap memerlukan proteksi terhadap penyakit kritis dan kematian, sehingga mereka tak membebani anak-anaknya. (ism)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak