Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Kesalahan Dalam Mengelola Keuangan Bisa Membuat Dompet Kosong Melompong.
Dream – Sahabat Dream, datang ke pernikahan bisa menjadi hal yang mengerikan. Tapi, ada yang lebih mengerikan lagi, yaitu ceroboh dalam mengatur keuangan yang bisa bikin berantakan.
Uang serasa mengalir tanpa kendali. Akhirnya, kita menjadi bangkrut alias tongpes (kantong kempes)
Ada beberapa kesalahan keuangan yang tanpa sadar kita lakukan. Misalnya, tidak mengatur keuangan kita.
Ya, walaupun kita bukan investor yang aktif, membuat anggaran keuangan menjadi sangat penting. Tujuannya tak lain untuk mengawasi perginya uang kita dan memprediksi seberapa besar kebutuhan yang sebenarnya.
Kesalahan yang lainnya adalah tidak memiliki investasi. Masalah ini terjadi pada orang-orang yang berpendidikan baik dan bisa menghasilkan uang dengan baik.
Sayangnya, mereka lupa akan pentingnya investasi dan cenderung meninggalkan uang mereka di rekening tabungan. Padahal, investasi adalah salah satu cara untuk memupuk kekayaan.
Lalu, apa lagi?
Dilansir dari Go Girl Finance, Minggu, 14 Mei 2017, ada lima kesalahan keuangan yang kerap Sahabat Dream lakukan. Yang pertama adalah tidak menabung untuk dana pensiun.
Walaupun masa pensiun masih lama, sebaiknya mulai menyisihkan uang untuk keperluan hari tua. Jadi, ketika masa itu tiba, hari-hari tua Sahabat Dream akan sejahtera.
Yang kedua, terlalu banyak mengecek saldo ATM. Apalagi jika dilakukan di ATM milik bank yang bukan tempat kita menabung. Saldo rekening terkadang membuat kita was-was, lho, Sahabat Dream.
Biasanya, bank tidak membebankan biaya jika nasabah mengecek saldo di ATM bank yang bersangkutan. Namun, di ATM lain, bank bisa mengenakan biaya pengecekan. Misalnya, bank non-BUMN akan dikenakan tarif Rp4 ribu jika mengecek saldo di ATM Link—jaringan ATM milik bank-bank BUMN.
Ketiga, terlalu banyak berinvestasi. Investasi memang penting dan bisa menjadi jalan untuk memupuk kekayaan. Akan tetapi, ingat, jangan terlalu banyak menganggarkan uang untuk nvestasi.
Jangan terlalu ngoyo dalam berinvestasi, misalnya membeli saham banyak-banyak. Investasilah secara proporsional. Cobalah buat anggaran keuangan untuk semua aspek dan usahakan pelaksanaannya sesuai dengan anggaran.
Keempat, tidak memiliki asuransi kesehatan. Orang yang tidak pernah pergi ke dokter terlihat tidak ada masalah untuk menabung. Tapi, tak ada yang tahu kapan penyakit itu datang.
Sekalinya sakit, ada kemungkinan uang jutaan rupiah akan keluar untuk perawatan, misalnya untuk perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD). Tak ingin itu terjadi? Sisihkanlah uang untuk ikut serta dalam asuransi kesehatan. Setidaknya asuransi kesehatan bisa menyelamatkan kantong Sahabat Dream dari biaya perawatan kesehatan,
Kelima, menggunakan kartu kredit untuk semua kebutuhan. Sebenarnya, tidak masalah jika membayar keperluan dengan kartu kredit, misalnya cicilan tiket pesawat.
Tapi, jika semua pembelian dibebankan kepada kartu kredit, hal ini akan membuat tagihan. Kalau sudah begini, gaji yang akan terancam. Besar kemungkinan sebagian besar gaji akan habis untuk membayar tagihan kartu kredit.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

