Sebagian Jawa Mati Listrik, Jokowi Datangi Kantor Pusat PLN

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 5 Agustus 2019 09:52
Sebagian Jawa Mati Listrik, Jokowi Datangi Kantor Pusat PLN
Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Dream - Presiden Jokowi mendatangi Kantor Pusat PLN (Persero) Kebayoran Baru Jakarta Selatan, pada Senin 5 Agustus 2019. Kedatangan Jokowi ke Kantor PLN terkait masalah pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa.

Berdasarkan pantauan, Jokowi yang mengenakan kemeja putih tiba di lokasi pukul 08.45 WIB. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sementara dari pihak PLN tampak Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan para jajaran direksi lainnya.

Saat ini Jokowi tengah mendengar penjelasan dari Plt Dirut PLN terkait penyebab permasalahan padamnya listrik di Jabodetabek dan sekitarnya.

 

1 dari 3 halaman

Penyebab Sebagian Jawa Padam

Dream - Wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami pemadaman listrik pada Minggu 4 Agustus 2019, sekira pukul 12.00 WIB. PT PLN (Persero) menyatakan, telah terjadi gangguan pada sisi transmisi ungaran dan pemalang 500 kV. Dampak dagi gangguan tersebut aliran listrik ke Jakarta dan sekitarnya padam.

PLN Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik selama Idul Fitri© MEN

" Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, seperti dikutip dari keterangan tertertulis, Minggu 4 Agustus 2019.

Selain itu terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat.

" Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal," Tutup Made. (sumber: Lizsa Egeham/Liputan6.com)

2 dari 3 halaman

Satu Jam Lebih Mahasiswa Terjebak di Lift Akibat Mati Lampu Jakarta

Dream - Seorang mahasiswa, Iksan (25) menjadi korban akibat mati lampu di Jakarta dan sekitarnya. Pasalnya, dirinya saat itu tengah menggunakan lift di sebuah kampus di bilangan Salemba, Jakarta Pusat dan harus bertahan dalam lift selama satu jam lebih.

Cara Selamatkan Diri Saat Berada dalam Lift yang Terjatuh© MEN

Pantauan di lokasi, petugas Damkar Jakarta Pusat berjumlah enam orang harus membuka paksa pintu lift.

" Kurang lebih 25 menit lebih kita evakuasinya. Ya kesulitan, kita coba manual nggak bisa, akhirnya kita buka paksa pintu liftnya dan buka lubang di atas lift," kata Petugas Damkar Jakarta Pusat Hotto, Minggu (4/8/2019).

Setelah pintu dibongkar paksa, Iksan akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam lift. Selama satu setengah jam lebih dirinya harus bertahan hidup di dalam akibat mati lampu.

Dirinya yang keluar dari lift langsung mendapatkan perawatan medis. Ia mengaku, kalau dirinya sempat panik dan mengalami sesak nafas.

" Ya gimana ya mas. Sesak si nafas saya, tapi alhamdulillah petugas cepat datang dan bantu saya keluar," kata Iksan.

 

 

3 dari 3 halaman

Ini Imbauan Anies Akibat Pemadaman Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sejumlah imbauan akibat pemadaman listrik.Salah satunya yakni agar masyarakat dapat menghubungi Jakarta Siaga 112 bila memerlukan bantuan darurat.

Anies Baswedan Ingin Masjid Jadi Tempat Pembentuk Akhlak Anak© MEN

Hal tersebut disampaikannya dalam unggahan dalam media sosial Instagram @aniesbaswedan. " Hemat dalam penggunaan air," kata Anies, Minggu (4/8/2019).

Kemudian,dia juga meminta agar masyarakat mengurangi perjalanan. Sebab sejumlah lampu-lampu pengatur lalu lintas tidak berfungsi.

Lalu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengimbau pula agar menghemat dalam menggunakan baterei pada semua alat komunikasi.

" Tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya," ucapnya.

Sebelumnya, PLN memohon maaf atas mati lampuakibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Mati lampu ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman.

" Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa gardu induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangannya, Minggu (4/8/2019).

Beri Komentar