Situasi Ibukota Berangsur Kondusif, Indeks Syariah Menguat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 24 Mei 2019 16:52
Situasi Ibukota Berangsur Kondusif, Indeks Syariah Menguat
Dolar AS beranjak dari Rp14 ribu.

Dream - Situasi Jakarta yang semakin kondusif membuat investor makin percaya diri melantai di lantai bursa saham Indonesia. Sentimen positif ini membuat indeks syariah dan rupiah bergerak naik.

Sentimen jelang Lebaran juga mendorong pemodal ramai-ramai memborong saham sebelum masuk waktu libur panjang.

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Jumat, 24 Mei 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bertahan seharian di zona hijau. ISSI ditutup menguat 0,870 poin (0,49%) ke level 177,272 dan sempat menyentuh level tertinggi di 177,598.

ISSI memulai sesi pembukaan perdagangan dengan menguat ke level 177,073. 

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga bergerak naik 5,326 poin (0,84%) ke level 641,947. Begitu pula Indeks JII70 yang naik 1,383 poin (0,65%) ke level 213,536.

Meski tak sekencang kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menyambut positif situasi kondusif Jakarta paska rusuh 22 Mei kemarin. IHSG ditutup menanjak 24,667 poin (0,41%) ke level 6.057,353.

1 dari 1 halaman

Saham Infrastruktur Jadi Idola

Investor ramai membeli saham infrastruktur. Hal ini membuat indeks sektor infrastruktur melesat 1,73 persen.

Sebaliknya, yang terkoreksi adalah pertambangan 0,69 persen, perdagangan 0,50 persen, dan industri dasar 0,07 persen,

Emiten syariah pencetak top gainer adalah UNVR yang harganya meningkat Rp425, PTSN Rp205, FASW Rp200, AMFG Rp150, dan JSMR Rp150.

Harga saham BRAM terkoreksi Rp1.625, FIRE Rp1.450, DUTI Rp850, UNTR Rp450, dan INTP Rp125.

Pada pukul 16.11, dolar AS meninggalkan level Rp14 ribu. Kurs mata uang Paman Sam beringsut 98 poin (0,68%) ke level Rp14.382.(Sah)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham