Ssstt, Segini Nilai Belaja Jokowi dan Istri saat Shopping di Bandara Blora

Reporter : Alfi Salima Puteri
Jumat, 17 Desember 2021 17:36
Ssstt, Segini Nilai Belaja Jokowi dan Istri saat Shopping di Bandara Blora
Presiden membeli sebuah jaket costum bergambar Garuda sementara Ibu Negara membeli kain batik khas. Mau tahu harganya?

Dream - Presiden Joko Widodo semakin sering menunjukan aktivitasnya berbelanja produk UMKM saat kunjungan kerja ke berbagai daerah di Indonesia. Yang terbaru, presiden menyempatkan shopping di Bandara Ngloram di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Jumat, 17 Desember 2021.

Di sela aktivitasnya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sempat mengunjungi beberapa gerai usaha kecil menengah (UKM) yang terletak di ruang tunggu bandara tersebut.

Tak hanya berkunjung, Presiden ternyata sempat membeli sebuah jaket custom bermotif Garuda dan khas Blora seharga Rp350 ribu. Momen itu juga dimanfaatkan Ibu Negara untuk membeli kain batik khas Blora.

Sebagai kain tradisional yang memiliki nilai budaya dan dibuat secara khusus, batik yang dibeli Iriani tentu saja lebih mahal dari Jokowi. Diketahui kain batik khas Blora itu dibeli seharga Rp900 ribu.

 

1 dari 4 halaman

Pemilik Toko Deg-degan

Kunjungan presiden dan ibu negara ternyata membuat Kristin, penjaga gerai, tak menyangka orang nomor satu di Indonesia itu mampir ke tokonya dan membeli produk karya UKM Blora.

“ Aku deg-degan pol, senang banget, Presiden mau mampir ke Blora walaupun kota kecil,” ucap Kristin.

Setelah meninjau gerai batik, Presiden dan Ibu Iriana melanjutkan aktivitasnya dengan meninjau beberapa gerai yang memamerkan pelukis yang menggambar Presiden Jokowi, Ibu Iriana, dan cucu-cucunya.

Lukisan tersebut menarik perhatian presiden yang langsung membeli dua lukisan yang dipajang di gerai tersebut. Namun tak dijelaskan berapa biaya yang dikeluarkan presiden untuk membeli lukisan tersebut.

(Sah, Sumber: Setkab.go.id)

2 dari 4 halaman

Disambati Petani Harga Bawang Jeblok Pas Panen, Jokowi: Halo Pak Menteri Perdagangan...

Dream - Presiden Joko Widodo mendapat keluhan dari para petani soal harga bawang putih yang anjlok. Para petani mulai enggan menanam bawang putih lantaran harganya anjlok ketika panen raya akibat impor.

Jokowi menerima keluhan itu saat berkunjung dan menanam bawang bersama petani di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Seketika, Jokowi menelepon Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.

" Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawang putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu," ucap Jokowi kepada Muhammad Luthfi melalui sambungan telepon.

Luthfi langsung merespons keluhan tersebut. Dia akan mengirimkan tim untuk mengecek. " Saya akan kirim tim untuk mengecek, Bapak," jawab Luthfi.

3 dari 4 halaman

Resmikan 4 Embung

Selain tanam bawang, Jokowi juga meresmikan empat embung yang dibangun di Jawa Tengah. Keempatnya yaitu Embung Bansari di Kabupaten Temanggung, Embung Dukun, Embung Pagergunung di Kabupaten Magelang dan Embung Tlogoguwo di Kabupaten Purworejo.

" Dari Desa Bansari di Kabupaten Temanggung, hari ini, saya meresmikan empat embung yang telah selesai dibangun di Provinsi Jawa Tengah. Inilah empat dari 66 embung yang kita bangun di tahun 2021," ujar Jokowi di Instagram.

Pembangunan embung tersebut masing-masing menghabiskan dana hingga puluhan miliar.

" Embung Bansari di Kabupaten Temanggung memiliki kapasitas tampung 8,588 meter kubik dengan luas genangan 0,56 hektare dan dibangun dengan biaya Rp9,2 miliar. Embung Dukun di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas tampung 16.395 meter kubik dengan luas genangan 0,578 hektare dan dibangun dengan biaya Rp8,4 miliar," ujarnya.

 

4 dari 4 halaman

Untuk Embung Pagergunung yang juga terletak di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas tampung 7.500 meter kubik dengan luas genangan 0,32 hektare dan dibangun dengan biaya Rp4,2 miliar.

Terakhir, Embung Tlogoguwo di Kabupaten Purworejo memiliki kapasitas tampung 15.775 meter kubik dengan luas genangan 0,573 hektare dan dibangun dengan biaya Rp11,6 miliar.

Jokowi juga berharap agar embung yang telah dibentuk dan diresmikan memberikan manfaat bagi produktivitas pertanian.

" Saya berharap keberadaan embung-embung ini memberikan manfaat nyata bagi produktivitas pertanian, penyediaan air baku, hingga potensi pariwisata bagi masyarakat sekitar," ucapnya.

Beri Komentar